Wednesday, July 1, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Dua Anggota Paskibraka Siantar Bidik Provinsi Usai Nyaris Tembus Istana

Mistar.idRabu, 1 Juli 2026 pukul 15.55 WIB
dua_anggota_paskibraka_siantar_bidik_provinsi_usai_nyaris_tembus_istana

Paskibraka Kota Pematangsiantar. (foto: abdi/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID - Langkah menuju Istana Negara boleh saja terhenti, namun semangat juang dua pelajar berprestasi asal Pematangsiantar belum surut. Dari total 59 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) kota, dua di antaranya kini tengah bersiap bertarung di seleksi tingkat Provinsi Sumatera Utara. Sebelum sampai di titik ini, keduanya bahkan sempat merasakan ketatnya persaingan di level nasional.

Karena dua rekannya sedang berjuang di medan laga provinsi, kini tinggal 57 peserta yang bertahan di Kota Pematangsiantar untuk menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan (diklat). Karantina ketat ini sengaja dilakukan guna mematangkan kesiapan mereka menjelang upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 mendatang.

Program pelatihan ini sudah digenjot sejak 24 Juni 2026, dan baru akan berakhir pada 18 Agustus mendatang. Selama masa karantina, para peserta tidak sekadar dilatih baris-berbaris. Fisik, mental, hingga wawasan kebangsaan mereka benar-benar ditempa habis-habisan.

Tak main-main, demi meraih hasil maksimal, proses pembinaan ini melibatkan langsung personel TNI dan Polri. Di lapangan, para pelajar ini digembleng oleh tim pelatih yang terdiri dari satu purnawirawan TNI, serta empat personel aktif dari kepolisian.

Colin Siahaan, pelatih Paskibraka dari Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar, mengatakan seluruh peserta yang terpilih merupakan siswa-siswi terbaik hasil seleksi ketat dari jenjang SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah (MA) se-kota.

"Seluruh anak didik wajib melahap menu latihan fisik, pembinaan mental, wawasan Nusantara, hingga olahraga rutin. Selain itu, mereka juga kita bekali dengan materi akademis, khususnya mengenai sejarah perjuangan bangsa dan NKRI," ujarnya, Rabu (1/7/2026).

Bukan cuma soal ketahanan fisik dan formasi baris-berbaris di lapangan, penguatan ideologi juga menjadi menu wajib selama masa karantina.

Kepala Bidang Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa, Jansarden Damanik, menegaskan pendalaman materi seputar Ideologi Pancasila memegang peranan yang sangat vital bagi bekal para anggota Paskibraka.

"Materi Pancasila ini sengaja kita perkuat lagi. Tugas mengibarkan bendera ini bukan sekadar seremonial tahunan, ini amanah besar. Karena itu, mutlak diperlukan tanggung jawab, kedisiplinan tinggi, serta jiwa nasionalisme yang kokoh," kata Jansarden.

Lewat gemblengan intensif yang memakan waktu hampir dua bulan ini, panitia berharap seluruh anggota Paskibraka Kota Pematangsiantar mampu tampil sempurna tanpa celah, baik saat pengibaran maupun penurunan Sang Merah Putih pada hari kemerdekaan nanti.

Lebih dari itu, mereka diharapkan pulang membawa karakter yang disiplin dan rasa cinta tanah air yang tertanam kuat.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN