Sunday, September 27, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Banjir Rendam 4 Rumah dan Rusak 2 Rumah di Haranggaol Simalungun

Mistar.idMinggu, 27 September 2026 pukul 15.55 WIB
banjir_rendam_4_rumah_dan_rusak_2_rumah_di_haranggaol_simalungun

Tembok Sekolah Dasar (SD) Negeri 091358 Haranggaol rusak setelah diterjang banjir pada Sabtu (26/9/2026) malam. (Foto: Polres Simalungun)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID - Hujan deras yang melanda Kelurahan Haranggaol, Kabupaten Simalungun, pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 20.30 WIB, memicu banjir dengan merendam empat rumah warga. Bahkan dua rumah lainnya rusak di Lingkungan 05 dan 06 Haranggao serta fasilitas pendidikan SD Negeri 091358 Haranggaol.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menyampaikan bahwa kehadiran Polri di lokasi bencana merupakan bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga yang tertimpa musibah bencana alam.

"Kapolsek Purba IPTU B. Silalahi bersama Forkopimca Haranggaol Horisan turun ke lokasi untuk melakukan penanganan banjir yang menyebabkan sebanyak empat unit rumah terendam serta dua unit rumah mengalami kerusakan," ujar AKP Verry Purba, Minggu (27/9/2026).

Ia menambahkan, banjir tersebut berdampak pada sejumlah rumah warga di Lingkungan 05 dan 06 Haranggaol. Adapun rumah warga yang terdampak banjir masing-masing milik Ludin Purba (73), Remin Purba (79), Elsye Simanungkalit (67), dan Nurhayati Purba (69).

Sementara itu, dua unit rumah yang mengalami kerusakan adalah milik Robinson Damanik (53) dan Rahel May Sarah Sinurat (38). Selain itu, banjir turut berdampak pada fasilitas umum berupa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 091358 Haranggaol.

"Selain rumah warga, fasilitas pendidikan berupa Sekolah Dasar Negeri 091358 di Lingkungan 06 Haranggaol turut terdampak banjir," ungkap AKP Verry Purba.

Lebih lanjut, ia menjelaskan sejumlah langkah yang telah dilakukan personel di lapangan. Warga yang terdampak untuk sementara waktu dipindahkan ke tempat yang lebih aman, mengingat kondisi bangunan yang tidak lagi layak huni pascabanjir.

Selain itu, personel bersama unsur Forkopimca turut bergotong royong membersihkan sampah dan material yang tersangkut di aliran sungai guna memastikan kelancaran arus air serta mencegah potensi banjir susulan.

"Kami turut membantu membersihkan material yang tersangkut di sungai serta mendata seluruh warga yang terdampak bencana," ujarnya.

AKP Verry Purba mengungkapkan, sebagai tindak lanjut, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Simalungun. Hal ini menyusul ditemukannya batu besar di aliran sungai yang diduga menjadi salah satu penyebab meluapnya air ke permukiman warga.

"Kami akan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Simalungun terkait adanya batu besar di aliran sungai yang menyebabkan air meluap ke permukiman warga," pungkasnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga mengimbau seluruh warga yang bermukim di sekitar aliran sungai agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya banjir susulan. Hal itu mengingat kondisi cuaca masih berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas tinggi.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN