Makhluk yang Diprediksi Bisa Bertahan Jika Bumi Dihantam Asteroid

Tardigrada. (Foto: Shutterstock)
Jakarta, MISTAR.ID
Jika suatu hari Bumi dihantam asteroid raksasa atau terpapar radiasi akibat ledakan bintang, sebagian besar makhluk hidup kemungkinan akan punah. Namun para ilmuwan memperkirakan ada organisme kecil yang masih berpotensi bertahan, yakni tardigrade atau tardigrada.
Makhluk mikroskopis berkaki delapan yang juga dikenal sebagai “water bear” ini terkenal sangat tangguh dan mampu hidup dalam kondisi ekstrem yang umumnya mematikan bagi organisme lain.
Sejumlah penelitian ilmiah menunjukkan tardigrade berpotensi menjadi salah satu bentuk kehidupan terakhir yang bertahan di Bumi meski terjadi bencana kosmik besar.
Dalam studi tersebut, peneliti menganalisis berbagai skenario kiamat, mulai dari tabrakan asteroid raksasa, ledakan supernova, hingga semburan sinar gamma dari luar angkasa.
Hasilnya menunjukkan sebagian besar peristiwa tersebut tidak cukup kuat untuk memusnahkan seluruh kehidupan di planet ini, khususnya organisme yang hidup di laut dalam seperti tardigrade. Kedalaman laut dapat berfungsi sebagai pelindung alami dari radiasi maupun perubahan lingkungan yang ekstrem.
Para ilmuwan menyimpulkan satu-satunya skenario yang berpotensi benar-benar memusnahkan tardigrade adalah peristiwa yang mampu mendidihkan seluruh lautan di Bumi, meski kemungkinan terjadinya sangat kecil.
Tahan dalam Kondisi Ekstrem
Tardigrade dikenal sebagai salah satu organisme paling tahan banting di planet ini. Mereka mampu bertahan tanpa makanan atau air selama puluhan tahun serta tetap hidup di suhu ekstrem, tekanan tinggi, hingga paparan radiasi kuat.
Penelitian juga menunjukkan makhluk ini dapat bertahan di ruang angkasa yang hampa udara dengan tingkat radiasi jauh lebih tinggi daripada yang mampu ditoleransi manusia.
Menurut David Sloan, studi tersebut menunjukkan bahwa kehidupan sebenarnya jauh lebih sulit dimusnahkan daripada yang sering dibayangkan.
Ia menambahkan bahwa selama suatu planet masih memiliki kondisi yang mendukung, kehidupan berpotensi bertahan dalam waktu sangat lama. Temuan ini juga memberikan harapan bagi pencarian kehidupan di luar Bumi.
Sementara itu, Rafael Alves Batista menyebut kemungkinan adanya organisme sekuat tardigrade di tempat lain di alam semesta bukanlah hal mustahil.
Penelitian ini menegaskan bahwa meskipun manusia rentan terhadap bencana kosmik, kehidupan secara keseluruhan di planet seperti Bumi ternyata jauh lebih tangguh daripada yang selama ini diperkirakan. (hm20)
PREVIOUS ARTICLE
Desain iPhone 17 Pro Diubah


















