Perwakilan Pematangsiantar Ukir Prestasi di Ajang PAUD Sumut

Anak-anak usia dini asal Kota Pematangsiantar ukir prestasi di ajang PAUD Sumut dan borong gelar juara story telling. (Foto: Istimewa/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Perwakilan Kota Pematangsiantar membawa pulang gelar juara pada sejumlah kategori bergengsi di ajang Lomba PAUD dan SD Kelas 1-3 Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang digelar Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) Sumut-Aceh di Gedung Serbaguna PRSU, Kota Medan.
Prestasi tersebut menjadi sinyal positif bahwa pembinaan kreativitas menunjukkan hasil nyata. Dimana para anak didik PAUD berhasil curi perhatian melalui kemampuan bercerita, keberanian tampil di depan umum, hingga kreativitas seni mewarnai.
Tiga nama yang berhasil mengharumkan nama Kota Pematangsiantar yakni Kyra Leticia Sihombing yang meraih Juara 1 Lomba Story Telling PAUD, Naura Agisca sebagai Juara Harapan 3 Story Telling PAUD, serta Felicia May Janita Purba yang sukses menyabet Juara 2 Lomba Mewarnai PAUD.
Keberhasilan tersebut merupakan lanjutan dari seleksi tingkat kota yang sebelumnya digelar di Balai Kota Pematangsiantar. Dari sana, para peserta terbaik dipersiapkan untuk tampil membawa identitas daerah di tingkat provinsi.
Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny. Liswati Wesly Silalahi melalui Sekretaris Ny. Rasta Eliya Ginting menyampaikan kemenangan tersebut bukan hanya tentang trofi dan penghargaan, melainkan bukti bahwa anak-anak Pematangsiantar memiliki potensi besar sejak usia dini.
"Ini menjadi bukti nyata bahwa Bunda PAUD, guru, dan orang tua mampu bersinergi dalam membentuk generasi yang percaya diri, kreatif, dan berani tampil," ujarnya.
Ia menilai kegiatan seperti story telling dan mewarnai memiliki dampak besar terhadap perkembangan anak. Story telling, misalnya, melatih kemampuan komunikasi, daya imajinasi, keberanian, serta kecerdasan emosional anak.
“Sementara lomba mewarnai membantu membangun kreativitas, ketelitian, dan ekspresi seni sejak dini,” ucapnya. (hm20)
PREVIOUS ARTICLE
Angel Jadi Wisudawan Termuda ITB, Lulus S1 di Usia 20 Tahun























