Thursday, June 18, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

663 Lulusan Universitas Simalungun Sudah Lalui Proses Validasi Akademik

Mistar.idKamis, 18 Juni 2026 11.39
EH
IH
663_lulusan_universitas_simalungun_sudah_lalui_proses_validasi_akademik

663 lulusan Universitas Simalungun diwisuda di Auditorium Radjamin Poerba, Kamis (18/6/2026). (Foto: Indra/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Sebanyak 663 lulusan Universitas Simalungun (USI) yang mengikuti Wisuda Gelombang I Tahun 2026 telah melalui proses validasi akademik dan administrasi. Hasilnya, seluruh calon wisudawan dinyatakan valid sebelum mengikuti prosesi wisuda di Auditorium Radjamin Poerba, Kamis (18/6/2026).

Kepala Bagian Umum LLDikti Wilayah I Sumatera Utara (Sumut), Ahmad Subhan, memastikan proses verifikasi terhadap seluruh calon wisudawan telah selesai dilakukan.

"Kami sudah memvalidasi 663 calon wisudawan dan keseluruhan dinyatakan valid," ujar perwakilan LLDIKTI dalam kesempatan tersebut.

Validasi tersebut menjadi tahapan penting untuk memastikan seluruh lulusan telah memenuhi persyaratan akademik maupun administrasi sesuai ketentuan yang berlaku sebelum memperoleh gelar pendidikan tinggi.

Pada Wisuda Gelombang I Tahun 2026 ini, Universitas Simalungun mewisuda 663 lulusan yang berasal dari lima fakultas dan satu sekolah pascasarjana.

Fakultas Ekonomi menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 168 orang, diikuti Fakultas Hukum 147 orang, Fakultas Pertanian 122 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 115 orang, Fakultas Teknik 58 orang, serta Sekolah Pascasarjana 53 orang.

Rektor USI, Prof. Sarintan Damanik, mengatakan wisuda merupakan bentuk pengakuan resmi bahwa mahasiswa telah menyelesaikan pendidikan pada jenjang tertentu.

"Acara wisuda ini merupakan peristiwa akademik terakhir yang Saudara ikuti dalam menempuh suatu jenjang pendidikan di perguruan tinggi. Wisuda merupakan wujud peresmian bahwa Saudara telah menyelesaikan pendidikan pada jenjang tertentu," katanya.

Selain memastikan legalitas akademik para lulusan, LLDIKTI juga mendorong wisudawan terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha yang semakin kompetitif.

Ia juga menegaskan, pendidikan merupakan pilar utama pembangunan bangsa. Menurutnya, sistem pendidikan yang kuat akan melahirkan sumber daya manusia yang tangguh dan menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan masa depan.

"Pendidikan yang kokoh akan menghasilkan sumber daya manusia yang tangguh dan menjadi modal kuat bagi pembangunan bangsa ini," katanya.

Selain melepas para lulusan, USI juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi terbaik dari masing-masing fakultas dan program pascasarjana. Mereka adalah Nofianti Garingging dari Fakultas Ekonomi, Daniel Panjaitan dari Fakultas Pertanian, Perwani Anggun Sari dari Fakultas Hukum, Rameysi Andalina Malau dari FKIP, Benni Limro Damanik dari Fakultas Teknik, serta Tugono dari Sekolah Pascasarjana.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar, Syaiful Rizal, yang hadir mewakili Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, menyampaikan apresiasi kepada Universitas Simalungun atas kontribusinya dalam mencetak generasi unggul dan berkualitas.

Menurutnya, keberadaan USI memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta mendukung pembangunan daerah, khususnya di Kota Pematangsiantar dan wilayah sekitarnya.

"Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Universitas Simalungun yang selama ini telah berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas," ujarnya.

Kepada para wisudawan dan wisudawati, Syaiful berpesan agar tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan formal. Ia meminta para lulusan terus mengembangkan kompetensi, menjaga integritas, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman yang berlangsung sangat cepat.

"Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, kepedulian sosial, dan semangat untuk membangun daerah," katanya menyampaikan pesan walikota.

Ia juga menegaskan Pemerintah Kota Pematangsiantar membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi kalangan akademisi dan generasi muda dalam mewujudkan kota yang cerdas, sehat, kreatif, dan selaras. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN