Friday, July 3, 2026
home_banner_first
PIALA DUNIA 2026

Bagan 16 Besar Piala Dunia 2026 Makin Panas! Mbappé Pimpin Top Skor, Messi dan Haaland Mengintai

Mistar.idJumat, 3 Juli 2026 pukul 00.02 WIB
bagan_16_besar_piala_dunia_2026_makin_panas_mbapp_pimpin_top_skor_messi_dan_haaland_mengintai

Bagan 16 besar Piala Dunia 2026 yang sudah mulai terbentuk. (foto:ferry/chatgpt/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (2/7/2026) - Piala Dunia FIFA 2026 mulai memasuki fase yang sesungguhnya. Setelah babak penyisihan dan fase 32 besar menyajikan sejumlah kejutan, peta persaingan menuju trofi juara dunia kini semakin jelas. Sejumlah tim unggulan berhasil menjaga asa, tetapi tidak sedikit pula raksasa sepak bola yang harus mengakhiri perjalanan lebih cepat dari perkiraan.

Prancis, Inggris, Brasil, Belgia, hingga Amerika Serikat sukses mengamankan tempat di babak 16 besar. Namun sorotan terbesar justru datang dari tersingkirnya Belanda dan Jerman, dua kekuatan tradisional Eropa yang gagal melanjutkan langkah setelah kalah dramatis melalui adu penalti.

Di tengah ketatnya persaingan antartim, perebutan gelar top skor juga semakin memanas. Kylian Mbappé untuk sementara berdiri di puncak daftar pencetak gol, tetapi Lionel Messi dan Erling Haaland masih menjadi ancaman nyata dalam perburuan Sepatu Emas.

Prancis Tampil Sebagai Kandidat Terkuat Juara

Jika ada satu tim yang tampil paling meyakinkan hingga saat ini, maka jawabannya adalah Prancis.

Les Bleus melangkah ke babak 16 besar setelah menundukkan Swedia dengan skor telak 3-0. Permainan cepat, efektif, dan minim kesalahan membuat skuad asuhan Didier Deschamps kembali dianggap sebagai favorit utama untuk mengangkat trofi.

Di balik performa impresif Prancis, nama Kylian Mbappé kembali menjadi pembeda. Sang penyerang terus menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia dengan koleksi enam gol yang menempatkannya di posisi teratas daftar top skor sementara.

Ketajaman Mbappé membuat banyak pengamat mulai melihat Prancis sebagai tim yang paling siap menghadapi tekanan fase gugur.

Belanda dan Jerman Jadi Korban Kejutan Besar

Piala Dunia 2026 sekali lagi membuktikan bahwa status unggulan tidak menjamin keselamatan.

Belanda harus angkat koper setelah kalah dari Maroko melalui drama adu penalti. Sementara Jerman mengalami nasib serupa ketika Paraguay tampil disiplin dan mampu memenangkan duel yang berlangsung ketat hingga babak tos-tosan.

Hasil tersebut menjadi bukti bahwa kesenjangan kualitas antarnegara peserta semakin menipis. Negara-negara yang sebelumnya dianggap sebagai kuda hitam kini mampu menantang bahkan mengalahkan tim-tim elite dunia.

Maroko dan Paraguay pun berhak melanjutkan petualangan mereka ke babak 16 besar dengan kepercayaan diri tinggi.

Duel-Duel Menarik Sudah Menanti di Babak 16 Besar

Bagan fase gugur mulai memperlihatkan potensi bentrokan besar.

Kanada akan menghadapi Maroko dalam duel dua tim yang sama-sama menciptakan kejutan. Pemenang laga tersebut kemungkinan besar akan berjumpa Prancis, asalkan Les Bleus mampu melewati hadangan Paraguay.

Di jalur lain, Amerika Serikat akan berhadapan dengan Belgia. Pertemuan ini diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama menunjukkan mentalitas kuat saat lolos dari babak sebelumnya.

Sementara itu, Brasil ditantang Norwegia yang diperkuat mesin gol Erling Haaland. Pertandingan ini berpotensi menjadi salah satu laga terbaik di babak 16 besar karena mempertemukan tradisi juara dunia dengan salah satu tim paling produktif sepanjang turnamen.

Tak kalah menarik, Inggris akan melawan Meksiko dalam laga yang diperkirakan berlangsung terbuka dan penuh gol.

Mbappé dan Messi Memanaskan Perebutan Sepatu Emas

Selain perebutan gelar juara, perhatian publik juga tertuju pada persaingan pencetak gol terbanyak.

Kylian Mbappé saat ini memimpin dengan enam gol. Namun posisinya belum aman karena Lionel Messi memiliki jumlah gol yang sama dan masih berpeluang menambah koleksi saat Argentina menghadapi Tanjung Verde.

Kehadiran Messi dalam daftar teratas menjadi cerita menarik tersendiri. Di usia yang tidak lagi muda, kapten Argentina itu tetap menunjukkan kualitas luar biasa dan terus menjadi tumpuan Albiceleste.

Di belakang keduanya, Erling Haaland dan Harry Kane sama-sama mengoleksi lima gol. Dengan tim mereka masih bertahan di turnamen, peluang mengejar Mbappé dan Messi masih terbuka lebar.

Sementara itu, Ismaïla Sarr, Ousmane Dembélé, dan Vinícius Júnior berada di kelompok berikutnya dengan empat gol.

Format Baru Membuat Piala Dunia Lebih Sulit Diprediksi

Edisi 2026 menjadi tonggak sejarah baru karena untuk pertama kalinya Piala Dunia diikuti oleh 48 negara. Konsekuensinya, jumlah pertandingan bertambah dan jalur menuju gelar juara menjadi lebih panjang.

Perubahan ini membuat faktor kedalaman skuad menjadi semakin penting. Tim tidak hanya membutuhkan sebelas pemain terbaik, tetapi juga cadangan berkualitas yang mampu menjaga konsistensi selama turnamen berlangsung.

Dampaknya sudah terlihat. Negara-negara yang selama ini berada di luar lingkaran favorit seperti Kanada, Paraguay, Maroko, dan Norwegia mampu berbicara banyak. Sebaliknya, beberapa tim besar justru gagal memenuhi ekspektasi.

Dengan bagan 16 besar yang mulai terbentuk, persaingan menuju perempat final dipastikan semakin sengit. Prancis memang terlihat paling stabil, tetapi Brasil, Inggris, Argentina, hingga Belgia masih memiliki kualitas untuk mengubah arah kompetisi kapan saja.

Satu hal yang pasti, jalan menuju final Piala Dunia 2026 masih panjang. Dan jika fase sebelumnya menjadi gambaran, kejutan besar kemungkinan belum selesai terjadi.

(fwc2026/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN