Tuesday, June 9, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Wasit Somalia Gagal Masuk AS, FIFA Tak Bisa Intervensi di Piala Dunia 2026

Mistar.idSelasa, 9 Juni 2026 16.04
journalist-avatar-top
wasit_somalia_gagal_masuk_as_fifa_tak_bisa_intervensi_di_piala_dunia_2026

Wasit asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan, batal memimpin pertandingan Piala Dunia 2026 karena tak mendapatkan izin masuk ke Amerika Serikat. (foto: AFP/Mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Kontroversi mewarnai persiapan Piala Dunia 2026 setelah wasit asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan, dilaporkan ditolak masuk ke Amerika Serikat (AS) oleh otoritas imigrasi setempat.

Keputusan tersebut diumumkan U.S. Customs and Border Protection (CBP) atau Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat, Selasa (9/6/2026). Menurut CBP, Artan tidak memenuhi syarat untuk memasuki wilayah AS setelah melalui proses pemeriksaan keamanan tambahan.

Meski demikian, pihak berwenang tidak mengungkapkan secara rinci alasan yang mendasari penolakan tersebut. CBP hanya menyebut adanya "kekhawatiran dalam proses pemeriksaan keamanan" yang muncul selama proses verifikasi.

FIFA mengaku tidak memiliki kewenangan untuk mengubah keputusan tersebut. Organisasi sepak bola dunia itu menegaskan urusan visa dan izin masuk sepenuhnya berada di bawah otoritas negara tuan rumah.

“FIFA tidak terlibat dalam proses imigrasi negara penyelenggara, termasuk pemberian visa maupun izin masuk. Kami telah menerima informasi dari pihak berwenang bahwa status Tuan Artan tidak berubah untuk saat ini,” tulis FIFA dalam pernyataan resminya.

Dengan kondisi tersebut, Artan dipastikan tidak dapat mengikuti pemusatan latihan wasit maupun menjalankan tugasnya selama Piala Dunia 2026 berlangsung.

Berdasarkan keterangan CBP, Artan tiba di Bandara Internasional Miami pada 6 Juni 2026 setelah melakukan perjalanan dari Istanbul, Turki. Setibanya di AS, ia menjalani pemeriksaan lanjutan yang merupakan prosedur standar bagi pelancong tertentu yang memerlukan verifikasi tambahan.

Setelah proses pemeriksaan selesai, petugas memutuskan Artan tidak dapat diterima masuk ke Amerika Serikat. “Individu tersebut dinyatakan tidak memenuhi syarat masuk karena adanya kekhawatiran dalam proses pemeriksaan keamanan,” demikian pernyataan CBP.

Kasus ini kemudian memunculkan spekulasi terkait kebijakan pembatasan perjalanan yang diterapkan pemerintahan Presiden Donald Trump. Somalia diketahui termasuk dalam daftar negara yang mendapat pembatasan dengan alasan keamanan nasional.

Meski terdapat pengecualian bagi atlet, pelatih, maupun personel resmi yang terlibat dalam Piala Dunia, otoritas imigrasi tetap memiliki hak penuh untuk menentukan kelayakan seseorang memasuki wilayah AS.

CBP menegaskan setiap keputusan diambil berdasarkan informasi keamanan nasional, data imigrasi, serta catatan penegakan hukum yang tersedia saat pemeriksaan dilakukan.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN