Italia "Tusuk" Infantino! FIGC Cabut Dukungan di Pilpres FIFA 2027

Presiden FIFA, Gianni Infantino. (Foto: Football Italia)
Jakarta, MISTAR.ID (27/8/2026) – Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) resmi mencabut dukungan kepada Gianni Infantino jelang pemilihan presiden FIFA Maret 2027. Alasan utamanya, transparansi.
Keputusan mengejutkan itu diumumkan FIGC melalui situs resmi, Kamis (27/8/2026).
FIGC menegaskan sikapnya untuk memperjelas posisi terkait pemilu FIFA. Pencabutan dukungan disebut sebagai bentuk komitmen transparansi.
Keputusan ini juga merupakan hasil kesepakatan FIGC dengan UEFA dan Presiden UEFA, Aleksander Ceferin.
Pemicunya adalah inisiatif Infantino dalam mengembangkan kompetisi internasional yang dinilai tidak sejalan.
"Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) memilih untuk menarik dukungan terhadap Gianni Infantino sebagai kandidat pemilihan presiden FIFA pada Maret 2027," tulis pernyataan resmi FIGC.
Pemilihan presiden FIFA akan digelar dalam Kongres ke-77 FIFA di Rabat, Maroko, pada 18 Maret 2027.
Agenda utamanya adalah menentukan pemimpin sepak bola dunia untuk 4 tahun ke depan.
Infantino telah menjabat sejak 2016, menggantikan Sepp Blatter yang tersandung kasus korupsi.
Berdasarkan statuta FIFA, seseorang boleh menjabat maksimal 3 periode. Masa jabatan 2016-2019 tidak dihitung karena merupakan periode sisa Blatter.
Artinya, Infantino masih punya satu periode tersisa untuk periode 2027-2031. Langkah Italia ini menambah daftar penolakan terhadap Infantino.
Sebelumnya, Chief Operating Officer FIFA Kevin Lamour dan anggota Dewan FIFA Sandor Csanyi juga menyatakan keberatan.
Namun Infantino tetap mengantongi dukungan dari sejumlah federasi.
Salah satunya PSSI, melalui Ketua Umum Erick Thohir yang sudah menyatakan dukungan secara terbuka.Dengan Italia berbalik arah, peta dukungan Pilpres FIFA 2027 dipastikan semakin panas.(CNN/hm02)
PREVIOUS ARTICLE
PSMS Medan Menang 1-0 atas Persis Solo di Laga Uji Coba






















