Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Anggota Kongres AS Desak FIFA Turunkan Harga Tiket Piala Dunia 2026

Mistar.idJumat, 13 Maret 2026 pukul 17.28 WIB
anggota_kongres_as_desak_fifa_turunkan_harga_tiket_piala_dunia_2026

FIFA 2026. (foto: Getty Images/Mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Sejumlah anggota parlemen Amerika Serikat (AS) mendesak FIFA untuk menurunkan harga tiket Piala Dunia FIFA 2026. Mereka menilai penerapan sistem harga dinamis membuat tiket semakin mahal dan memberatkan para penggemar sepak bola.

Permintaan tersebut tertuang dalam surat yang diprakarsai anggota Kongres Sydney Kamlager-Dove dan ditandatangani 68 anggota Kongres lainnya. Surat itu ditujukan kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Dalam surat tersebut, para legislator menilai sistem harga dinamis telah mengubah ajang olahraga terbesar di dunia menjadi semakin eksklusif sehingga sulit dijangkau oleh banyak penggemar.

“Permintaan yang sangat tinggi terhadap tiket Piala Dunia seharusnya tidak dijadikan alasan untuk menerapkan harga yang berlebihan dengan mengorbankan para penggemar yang membuat turnamen ini menjadi yang paling banyak ditonton di dunia,” demikian isi pernyataan dalam surat tersebut, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (13/3/2026).

Harga tiket Piala Dunia 2026, yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, belakangan menjadi sorotan publik. Banyak pihak membandingkan harga saat ini dengan estimasi harga yang sebelumnya tercantum dalam dokumen penawaran tuan rumah.

Saat pertama kali diumumkan, tiket termurah untuk pertandingan fase grup berada di kisaran 180 hingga 700 dolar AS. Jika dirupiahkan, harga tersebut setara sekitar Rp3 juta hingga Rp12 juta.

Turnamen ini juga menjadi yang pertama dalam sejarah Piala Dunia FIFA yang menerapkan sistem harga dinamis. Melalui sistem ini, harga tiket dapat berubah sesuai tingkat permintaan, sehingga tiket yang awalnya lebih murah bisa meningkat mendekati waktu pelaksanaan turnamen.

Para anggota parlemen menilai kebijakan tersebut berpotensi merugikan penggemar dan bahkan berdampak pada kota-kota tuan rumah yang harus menyesuaikan rencana kegiatan pendukung seperti festival penggemar.

Sebagai respons atas kritik tersebut, FIFA dikabarkan menyediakan sebagian kecil tiket dengan harga sekitar 60 dolar AS atau sekitar Rp1 juta. Namun, tiket tersebut berada di bagian atas stadion dan jumlahnya sangat terbatas.

Melalui surat itu, para anggota Kongres juga meminta FIFA untuk meninjau kembali kebijakan harga tiket, mendistribusikan lebih banyak tiket dengan harga terjangkau, serta mencegah lonjakan harga yang terlalu tinggi selama turnamen berlangsung.

“Kami mendesak FIFA segera mengambil langkah korektif untuk mengatasi dampak negatif dari sistem harga dinamis yang merugikan penggemar, komunitas tuan rumah, dan para pembayar pajak,” tulis mereka.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN