Al-Qadisiyah Gagalkan Kemenangan Al-Hilal, Laga Berakhir 2-2 di Dammam

Ilustrasi, Al-Qadisiyah Gagalkan Kemenangan Al-Hilal, Laga Berakhir 2-2 di Dammam. (foto:fotmob/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Al-Qadisiyah nyaris mencatat kemenangan prestisius atas raksasa Al-Hilal, sebelum gol telat Salem Al-Dawsari memaksa laga berakhir imbang 2-2 dalam lanjutan Liga Profesional Saudi. Pertandingan yang digelar di Prince Saud bin Jalawi Stadium, Dammam, Jumat (30/1/2026) pagi WIB, berlangsung panas, penuh drama, dan sarat momen krusial.
Hasil ini bukan sekadar angka di papan skor. Duel Al-Qadisiyah vs Al-Hilal menjadi gambaran betapa ketat dan kompetitifnya Liga Arab Saudi musim ini.
Gol Cepat, Balasan Kilat
Al-Hilal membuka laga dengan agresivitas tinggi. Baru memasuki menit ke-8, Rúben Neves mencetak gol pembuka lewat sepakan jarak jauh dari situasi sepak pojok. Meski peluangnya terbilang kecil, kualitas eksekusi Neves tak terbantahkan dan membawa tim tamu unggul cepat.
Namun keunggulan tersebut hanya bertahan singkat. Dua menit berselang, Al-Qadisiyah menyamakan skor lewat Nahitan Nández. Gelandang asal Uruguay itu memanfaatkan kelengahan lini belakang Al-Hilal dan menuntaskan peluang dari jarak dekat. Gol ini menjadi penanda bahwa tuan rumah tak gentar menghadapi dominasi nama besar.
Babak pertama pun berjalan ketat, diwarnai banyak duel fisik dan pelanggaran, sebelum ditutup dengan skor 1-1.
Penalti Gagal yang Mengubah Momentum
Memasuki babak kedua, Al-Hilal kembali mendapatkan peluang emas. Pada menit ke-50, wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran di kotak penalti Al-Qadisiyah. Salem Al-Dawsari maju sebagai eksekutor.
Namun, sorotan justru tertuju pada Koen Casteels. Kiper Al-Qadisiyah tampil gemilang dengan menggagalkan penalti tersebut, menjaga skor tetap imbang dan sekaligus mengangkat moral tim tuan rumah. Momen ini menjadi titik balik jalannya pertandingan.
Quiñones Bikin Stadion Bergemuruh
Didorong kepercayaan diri tinggi, Al-Qadisiyah tampil lebih berani. Tekanan mereka akhirnya berbuah manis di menit ke-76. Berawal dari sepak pojok, Julián Quiñones menyundul bola dengan keras ke gawang Al-Hilal, mengubah skor menjadi 2-1.
Gol tersebut membuat publik Dammam bergemuruh. Al-Qadisiyah berada di ambang kemenangan besar atas salah satu klub tersukses di Arab Saudi.
Salem Al-Dawsari Menebus Dosa
Saat laga tampak akan dimenangkan tuan rumah, mental juara Al-Hilal berbicara. Di menit ke-90, Salem Al-Dawsari menebus kegagalan penaltinya dengan gol penyeimbang. Memanfaatkan situasi bola mati, ia melepaskan tembakan akurat yang tak mampu dihalau Casteels.
Gol telat tersebut memaksa skor kembali imbang 2-2 hingga peluit panjang dibunyikan.
Sorotan dan Fakta Menarik
- Dua gol Al-Hilal tercipta dari situasi bola mati
- Koen Casteels menjadi kunci Al-Qadisiyah dengan penyelamatan penalti dan sejumlah saves penting
- Al-Qadisiyah tampil lebih efektif dalam menciptakan peluang bersih, meski gagal mengunci kemenangan
- Pertandingan diwarnai banyak pelanggaran, kartu kuning, dan duel keras hingga menit akhir.
Kesimpulan: Hasil imbang ini terasa kontras bagi kedua tim. Al-Qadisiyah layak kecewa karena kemenangan yang sudah di depan mata sirna di menit akhir. Sebaliknya, Al-Hilal kembali membuktikan karakter mereka sebagai tim dengan mental baja—tak pernah menyerah hingga detik terakhir.
Bagi penikmat sepak bola, laga ini adalah salah satu pertandingan paling menghibur di Liga Profesional Saudi musim 2025/2026.
(fotmob/ai/hm27)




















