Lyon Vs PAOK 4-2: Kartu Merah, Penalti Gagal, dan Gol Penentu di Menit Akhir

Ilustrasi, Lyon Vs PAOK 4-2: Kartu Merah, Penalti Gagal, dan Gol Penentu di Menit Akhir. (foto:google/wikipedia/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Olympique Lyonnais meraih kemenangan dramatis 4-2 atas PAOK Salonika dalam laga panas putaran ke-8 Liga Eropa UEFA di Stadion Groupama, Jumat (30/1/2026) pagi WIB. Pertandingan ini sarat drama: kartu merah, penalti gagal, hingga gol penentu di masa injury time.
Lyon sempat tertinggal lebih dulu sebelum bangkit dan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mengamankan tiga poin penting di kandang.
PAOK Kejutkan Tuan Rumah di Awal Laga
PAOK tampil tanpa rasa gentar sejak menit awal. Tekanan mereka membuahkan hasil pada menit ke-20 saat Giorgos Giakoumakis mencetak gol pembuka. Striker PAOK itu menyambar bola jarak dekat usai sepak pojok dan membawa tim tamu unggul 1-0.
Gol tersebut memaksa Lyon meningkatkan intensitas serangan. Dominasi tuan rumah akhirnya berbuah hasil pada menit ke-33. Rémi Himbert menyelesaikan serangan balik cepat dengan sepakan kaki kanan terarah setelah menerima assist dari Afonso Moreira. Skor imbang 1-1 menutup babak pertama.
Kartu Merah Mengubah Arah Pertandingan
Titik balik laga terjadi pada menit ke-40. Gelandang PAOK, Giannis Konstantelias, diganjar kartu kuning kedua akibat tekel keras terhadap Mathys de Carvalho. PAOK pun harus bermain dengan 10 pemain sejak akhir babak pertama.
Keunggulan jumlah pemain membuat Lyon lebih leluasa mengontrol permainan selepas jeda, sementara PAOK terpaksa bertahan lebih dalam.
Babak Kedua Penuh Gol dan Drama Penalti
Tekanan Lyon berbuah gol kedua pada menit ke-55. Khalis Merah mencetak gol indah lewat sepakan mendatar dari sisi kiri kotak penalti, memanfaatkan umpan matang Afonso Moreira. Lyon berbalik unggul 2-1.
Meski kalah jumlah pemain, PAOK menunjukkan daya juang tinggi. Mereka menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit ke-66 melalui sundulan Soualiho Meïté setelah menerima umpan silang Andrija Zivkovic dari situasi sepak pojok.
Drama memuncak pada menit ke-79 ketika Lyon mendapat penalti usai Rémi Himbert dijatuhkan Giannis Michailidis. Namun, Adam Karabec gagal menjadi algojo setelah tendangannya membentur mistar gawang.
Akhir Manis Lyon di Menit-Menit Terakhir
Kegagalan penalti tak mematahkan semangat Lyon. Justru Karabec menebus kesalahannya pada menit ke-88 dengan gol krusial dari tengah kotak penalti, membawa Lyon unggul 3-2.
Saat PAOK mencoba bangkit, Lyon kembali menghukum pertahanan lawan. Pada menit ke-90+3, Alejandro Gomes Rodríguez mencetak gol keempat Lyon lewat sepakan kaki kiri jarak dekat, memastikan kemenangan 4-2 bagi tuan rumah.
Kesimpulan: Kemenangan ini menegaskan ketajaman Lyon dalam memanfaatkan momentum dan keunggulan jumlah pemain. Sebaliknya, PAOK harus menelan pil pahit meski sempat memberikan perlawanan sengit, terutama melalui bola-bola mati.
Laga ini menjadi bukti bahwa detail kecil—kartu merah dan penalti—bisa menentukan hasil akhir di kompetisi sekelas Liga Eropa UEFA.
(fotmob/ai/hm27)















