Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
NEWS ROOM

Newsroom: DLH Binjai Ubah Sampah Jadi Produk Ekonomis, Beban TPA Berkurang

Mistar.idSenin, 16 Februari 2026 pukul 14.15 WIB
newsroom_dlh_binjai_ubah_sampah_jadi_produk_ekonomis_beban_tpa_berkurang

Newsroom: DLH Binjai Ubah Sampah Jadi Produk Ekonomis, Beban TPA Berkurang

Newsroom: DLH Binjai Ubah Sampah Jadi Produk Ekonomis, Beban TPA Berkurang

news_banner

Binjai, MISTAR.ID


Ratusan ton sampah yang dihasilkan setiap hari di Kota Binjai kini tidak lagi sepenuhnya berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Pemerintah Kota Binjai melalui Dinas Lingkungan Hidup terus melakukan inovasi pengelolaan limbah agar memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Kegiatan pengolahan limbah dilakukan di Jalan Bangau, Lingkungan IX, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur. Di lokasi tersebut, berbagai jenis sampah dipilah sebelum diolah kembali.

Sebelumnya, volume sampah harian di Kota Binjai mencapai sekitar 130 ton per hari. Kini, jumlah tersebut berhasil ditekan menjadi kurang lebih 90 ton per hari. Penurunan ini dinilai sebagai capaian positif dalam mendukung program Binjai Bersih.

Salah satu inovasi yang dilakukan yakni memanfaatkan potongan kain perca menjadi keset kaki yang memiliki nilai jual.

Sementara itu, sampah organik diolah menjadi ulat magot yang dimanfaatkan sebagai pakan ternak, seperti ayam, ikan, dan bebek.

Selain membantu mengurangi limbah organik, hasil budidaya magot juga memberikan manfaat ekonomi karena dapat dijual dengan harga terjangkau.

Tak hanya itu, limbah potongan kayu dimanfaatkan untuk produksi arang yang bisa digunakan untuk kebutuhan rumah tangga maupun pelaku usaha kecil.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Ahmad Yani mengatakan, pengelolaan sampah saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pengangkutan, tetapi juga pada pengolahan menjadi produk bernilai guna.

Ia berharap, inovasi ini dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. (hm21).




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN