Surge WiFi “Internet Rakyat”: Harga Mulai Rp29 Ribu, Ini Link Resmi dan Cara Daftarnya

Ilustrasi, Surge WiFi “Internet Rakyat”. (foto:pasardana/ftnews/@fb/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Surge (PT Solusi Sinergi Digital Tbk/WIFI) kembali jadi sorotan setelah meluncurkan layanan “Internet Rakyat”, sebuah inisiatif internet murah berbasis 5G Fixed Wireless Access (FWA). Program ini diklaim mampu menghadirkan internet cepat hingga 100 Mbps dengan harga yang jauh di bawah rata-rata pasar, dan mulai menarik perhatian publik sejak dibukanya pra-registrasi resmi.
Internet Rakyat Surge: Apa dan Mengapa Penting?
Internet Rakyat adalah program broadband rumah berbasis jaringan 5G FWA di frekuensi 1,4 GHz dengan dukungan teknologi Open RAN. Penggunaan FWA memungkinkan pemasangan internet tanpa kabel optik ke setiap rumah, sehingga biaya pembangunan infrastruktur jauh lebih murah.
Model ini disebut sebagai salah satu langkah penting menuju inklusi digital, karena internet cepat tidak lagi hanya bergantung pada serat optik yang sulit menjangkau wilayah padat atau pelosok.
Harga Mulai Rp29 Ribu: Benarkah Seperti Itu?
Surge membuka pra-pendaftaran layanan Internet Rakyat dengan penawaran awal sebagai berikut:
- Mulai Rp29.000 per minggu
- Kecepatan hingga 100 Mbps
- Unlimited
- Perangkat modem/radio disebut akan tersedia tanpa biaya pemasangan
- Paket bulanan sebelumnya diumumkan sekitar Rp100.000 untuk 100 Mbps.
Jika angka-angka tersebut terealisasi setelah komersialisasi penuh, Internet Rakyat berpotensi menjadi game changer dalam kompetisi layanan internet rumah di Indonesia.
Cara Daftar Internet Rakyat: Dua Link Resmi
Calon pelanggan Internet Rakyat bisa mendaftarkan minat melalui:
1. Internetrakyat.id – portal resmi program Internet Rakyat
2. MyTelemedia.id – platform registrasi yang dikelola anak usaha Surge
Keduanya saat ini masih dalam tahap pra-registrasi, digunakan untuk memetakan wilayah dengan minat tertinggi sebelum layanan diluncurkan secara komersial.
Teknologi yang Dipakai: Open RAN dan 5G FWA
Surge bekerja sama dengan Orex SAI (gabungan NTT Docomo dan NEC) untuk penyediaan Base Transceiver Station (BTS) berbasis Open RAN, serta unit radio (RU) untuk spektrum 1,4 GHz. Pendekatan ini memungkinkan pembangunan jaringan yang lebih cepat dan murah dibandingkan teknologi RAN tradisional.
Jika ekspansi berjalan mulus, Surge bisa menjadi salah satu pemain utama di sektor internet rumah murah, terutama di kota-kota besar hingga wilayah underserved.
Dampak Strategis bagi Industri
Program Internet Rakyat membawa beberapa konsekuensi besar bagi lanskap broadband Indonesia:
- Tekanan harga terhadap ISP konvensional yang selama ini bermain di tarif Rp200–400 ribu per bulan.
- Percepatan penetrasi internet di kelas menengah-bawah.
- Pertarungan teknologi antara fiber optik vs. 5G FWA di segmen internet rumah.
- Pertumbuhan bisnis Surge yang sudah terlihat dari peningkatan kinerja keuangan perusahaan dalam beberapa kuartal terakhir.
Tantangan yang Masih Harus Diselesaikan
Meski menjanjikan, Internet Rakyat tetap menghadapi sejumlah tantangan:
- Cakupan jaringan 1,4 GHz harus diperluas secara signifikan.
- Perlu keandalan sinyal yang stabil sebagai layanan rumah tangga.
- Harga murah harus dibarengi model bisnis yang berkelanjutan.
- Pra-registrasi besar tidak selalu menjamin realisasi cepat di lapangan.
Internet Cepat dan Terjangkau untuk Semua
Surge Internet Rakyat menawarkan visi besar: internet cepat dan terjangkau untuk semua. Dengan harga mulai Rp29 ribu dan kecepatan hingga 100 Mbps, program ini berpotensi mengubah peta kompetisi ISP Indonesia. Namun, keberhasilannya bergantung pada eksekusi di lapangan, cakupan jaringan, serta konsistensi kualitas layanan.
Pendaftaran sudah dapat dilakukan melalui Internetrakyat.id dan MyTelemedia.id, sebagai langkah awal menuju layanan komersial penuh.
(berbagaisumber/ai/hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Pembagian Kuota Haji 2026 Terapkan Prinsip Berkeadilan





















