24.8 C
New York
Wednesday, May 22, 2024

Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2024 Berlangsung Minggu dan Senin

Jakarta, MISTAR.ID

Puncak arus balik lebaran 2024 diprediksi akan berlangsung pada Minggu (14/4/2024) dan Senin (15/4/2024). Untuk menghindari macet, para pemudik disarankan untuk pulang lebih awal atau memundurkan jadwal keberangkatan.

“(Puncak arus balik) Minggu dan Senin,” ujar Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Aan Suhanan, Jumat (12/4/2024).

Aan Suhanan menyarankan pemudik bisa kembali dari kampung halaman pada Sabtu (13/4/2024) untuk menghindari kemacetan. Solusi lainnya adalah melakukan penundaan balik, Pemudik bisa menunda kepulangan hingga Rabu (17/4/2024).

Baca juga:H+3 Arus Mudik Lebaran di Jalinsum Tebing Tinggi-Medan Ramai Lancar

“Manfaatkan itu (diskon tarif tol) sehingga tidak semua (balik) di puncak arus. Silakan mungkin para kementerian, lembaga, swasta, yang mungkin bisa bekerja melalui rumah, work from home (WFH), itu bisa dilaksanakan,” sambung Aan.

Di sisi lain, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sudah mengusulkan kebijakan kerja dari rumah alias WFH kepada Presiden Joko Widodo. Opsi ini diambil untuk memecah kepadatan lalu lintas kendaraan saat arus balik lebaran 2024.

Budi menyebut WFH itu diusulkan berlaku pada Selasa (16/4) dan Rabu (17/4/2024). Harapannya, ini bisa memecah keberangkatan para pekerja kembali ke Jakarta dengan waktu yang bersamaan.

“Saya kemarin sudah rapat bersama Jasamarga, memang pulangnya (arus balik lebaran) akan naik dibandingkan keberangkatan (mudik). Tapi saya bilang, itu perlu diantisipasi sebagai mencegah dampak buruknya,” ujar Budi, Jumat (12/4/2024).

Baca juga:Kecelakaan Lalu Lintas Mudik Lebaran, Jumlah Meninggal 41 Orang

“Kalau selama ini kita liburnya sudah banyak, kalau libur melulu Indonesia enggak produktif, tapi ini hak prerogatif Pak Presiden (Jokowi) untuk meluruskan rekomendasi WFH ini,” tambah Budi soal kepastian WFH.

Menhub Budi berharap usul WFH bisa disetujui Presiden Jokowi. Terlebih, ini diambil berdasarkan kesepakatan dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy dan Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan. (mrt/hm06)

 

Related Articles

Latest Articles