19.1 C
New York
Friday, May 24, 2024

Google Pecat 28 Karyawannya Terkait Kontrak Rp19 Triliun dengan Israel

California, MISTAR.ID

Google memecat 28 karyawannya yang terlibat dalam protes terhadap kontrak dengan Pemerintah Israel yang dimiliki oleh raksasa komputasi awan ini dengan pesaingnya Amazon.

Pemecatan tersebut dilakukan setelah sembilan karyawan ditangkap ketika berpartisipasi dalam aksi protes di kantor Google di Sunnyvale, California, dan New York City.

Para pekerja tersebut ditahan selama beberapa jam sebelum akhirnya dibebaskan, kata para karyawan. Para karyawan, yang merupakan bagian dari kelompok yang disebut No Tech for Apartheid, telah menulis surat dan melakukan aksi protes terhadap kesepakatan Google untuk menjual teknologi ke Israel sejak tahun 2021.

Baca juga : Serangan Iran ke Israel Berdampak ke Perekonomian Indonesia, Termasuk BBM

Ketegangan atas kontrak komputasi awan, yang dikenal sebagai Nimbus, di antara para karyawan di Google dan Amazon telah meningkat sejak perang Israel-Gaza dimulai pada bulan Oktober.

Para pengkritik proyek ini mengatakan bahwa proyek ini akan meningkatkan pengawasan pemerintah Israel terhadap warga Palestina dan menyebabkan pengungsian dan diskriminasi lebih lanjut.

Dalam sebuah pernyataan melalui email, juru bicara Google mengatakan para pekerja tersebut dipecat karena secara fisik menghalangi pekerjaan karyawan lain.

Related Articles

Latest Articles