Friday, June 5, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Pemerintah Mulai Hari ini Evakuasi secara Bertahap WNI di Iran

Mistar.idJumat, 6 Maret 2026 17.12
journalist-avatar-top
pemerintah_mulai_hari_ini_evakuasi_secara_bertahap_wni_di_iran

Plt Direktur PWNI, Heni Hamidah, dalam jumpa pers di Kemlu, Jumat (6/3/2026). (foto: Kompas)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia mulai melakukan evakuasi bertahap terhadap warga negara Indonesia (WNI) di Iran pada Jumat (6/4/2026).

Evakuasi ini menyusul konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS) yang berdampak pada terjadinya ketegangan di wilayah Timur Tengah.

“Terkait rencana evakuasi WNI di Iran, tentunya mencermati perkembangan situasi dan keamanan di Iran, evakuasi WNI di Iran akan dimulai secara bertahap hari ini,” ujar Plt Direktur Perlindungan WNI Kemenlu, Heni Hamidah, dalam jumpa pers di Kemlu, Jumat (6/3/2026).

Ia melaporkan, tahap pertama evakuasi WNI di Iran bakal melalui jalur Azerbaijan. Namun, jalur evakuasi selanjutnya masih akan disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan dan ditentukan oleh perwakilan RI di KBRI Teheran dan KBRI Baku, Azerbaijan.

Ia menyatakan, KBRI Teheran juga akan terus menjalin komunikasi dan melakukan penjangkauan kepada WNI yang masih berada di wilayah Teheran, baik yang menetap maupun yang sedang berada di Iran. KBRI akan tetap beroperasi untuk memberikan bantuan dan memenuhi kebutuhan WNI yang masih berada di negara tersebut.

Di sisi lain dia menyadari bahwa publik sangat ingin mengetahui detail dan perkembangan seluruh evakuasi bertahap ini.

“Namun juga diharapkan publik dapat memahami bahwa terdapat hal-hal di lapangan yang masih perlu banyak disesuaikan mengingat situasi di lapangan yang sangat dinamis,” ucapnya.

Oleh karena itu, masyarakat diharapkan terus memantau pembaruan informasi resmi dari Kementerian Luar Negeri serta memberikan ruang bagi seluruh tim yang terlibat untuk menjalankan tugasnya, termasuk KBRI Teheran sebagai garda terdepan dalam proses evakuasi ini.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN