Tuesday, June 30, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Pangkat Bintang Tiga Polri: Jalan Panjang Menuju Puncak, Mengenal 4 Komjen Baru yang Dipercaya Kapolri

Mistar.idSelasa, 30 Juni 2026 pukul 19.41 WIB
pangkat_bintang_tiga_polri_jalan_panjang_menuju_puncak_mengenal_4_komjen_baru_yang_dipercaya_kapolri

Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (foto:bhinnekanusantara/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (30/6/2026) - Kenaikan pangkat di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) selalu menjadi momen penting. Bukan sekadar perubahan tanda pangkat di pundak, tetapi juga penegasan atas kepercayaan institusi kepada para perwira yang dinilai memiliki kapasitas kepemimpinan, pengalaman, dan integritas untuk mengemban tanggung jawab yang lebih besar.

Pada Selasa (30/6/2026), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara kenaikan pangkat bagi 87 Perwira Tinggi (Pati) Polri di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan. Dari puluhan perwira yang mendapat promosi tersebut, empat nama mencuri perhatian karena resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) atau jenderal bintang tiga.

Keempat perwira tersebut adalah Mulia Hasudungan Ritonga, Gatot Tri Suryanta, Helmy Santika, dan Rudi Setiawan.

Kenaikan pangkat ini menjadi bagian dari strategi pembinaan karier sekaligus penguatan organisasi untuk menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks dan dinamis.

Pangkat Bintang Tiga, Simbol Elite Kepemimpinan Polri

Di lingkungan Polri, pangkat Komisaris Jenderal atau Komjen merupakan jenjang kedua tertinggi setelah Jenderal Polisi yang saat ini disandang Kapolri.

Posisi ini berada satu tingkat di atas Inspektur Jenderal (Irjen) atau bintang dua dan dua tingkat di atas Brigadir Jenderal (Brigjen) atau bintang satu.

Karena berada di lapisan tertinggi struktur kepemimpinan Polri, jumlah perwira yang menyandang pangkat bintang tiga relatif terbatas. Mereka biasanya mengemban jabatan strategis yang berpengaruh terhadap arah kebijakan nasional, baik di lingkungan Mabes Polri maupun lembaga negara lainnya.

Tidak mudah mencapai level ini. Selain memiliki masa pengabdian panjang, seorang perwira juga harus menunjukkan rekam jejak yang kuat dalam kepemimpinan, manajemen organisasi, integritas, dan prestasi selama bertugas.

Dengan kata lain, pangkat bintang tiga bukan hanya simbol prestise, melainkan juga representasi kepercayaan negara terhadap kemampuan seorang perwira dalam mengelola tantangan keamanan yang semakin kompleks.

Empat Perwira yang Kini Menyandang Bintang Tiga

1. Komjen Pol Mulia Hasudungan Ritonga

Nama Mulia Hasudungan Ritonga dikenal luas di lingkungan kepolisian. Perwira senior ini memiliki pengalaman panjang di bidang operasional maupun pembinaan sumber daya manusia.

Sebelum menyandang pangkat Komjen, ia tercatat sebagai Perwira Tinggi Bareskrim Polri. Dalam perjalanan kariernya, Mulia pernah dipercaya menjabat sebagai Kepala Korps Sabhara Baharkam Polri serta Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I di Sespim Lemdiklat Polri.

Pengalaman tersebut membuatnya memiliki kombinasi kemampuan yang jarang dimiliki banyak perwira, yakni memahami dinamika operasional di lapangan sekaligus proses pengembangan dan pendidikan calon pemimpin Polri.

2. Komjen Pol Gatot Tri Suryanta

Gatot Tri Suryanta merupakan sosok yang banyak berkiprah dalam bidang pengawasan dan tata kelola organisasi.

Saat ini ia mengemban amanah sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, sebuah posisi strategis yang menempatkannya dalam lingkaran perumusan kebijakan kebangsaan dan ketahanan nasional.

Sebelumnya, Gatot juga pernah menjabat sebagai Irwil V Itwasum Polri. Rekam jejak tersebut menunjukkan bahwa pengalamannya tidak hanya terbatas pada lingkungan kepolisian, tetapi juga mencakup koordinasi lintas sektor di tingkat nasional.

3. Komjen Pol Helmy Santika

Helmy Santika dikenal sebagai perwira yang memiliki pengalaman luas di bidang penegakan hukum dan kepemimpinan kewilayahan.

Selama bertugas, ia dipercaya menduduki berbagai posisi penting yang berkaitan dengan fungsi reserse dan manajemen organisasi. Kemampuannya dalam menangani beragam tantangan operasional membuat namanya masuk dalam jajaran elite kepemimpinan Polri.

Kenaikan pangkat menjadi Komjen menjadi pengakuan atas dedikasi dan pengalaman panjang yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

4. Komjen Pol Rudi Setiawan

Rudi Setiawan merupakan figur yang besar dari jalur reserse. Kariernya banyak diwarnai penugasan yang berkaitan dengan penyidikan dan penegakan hukum.

Sebelum naik pangkat menjadi Komjen, ia menjabat sebagai Perwira Tinggi Bareskrim Polri. Pengalaman panjang di bidang investigasi dan penanganan perkara menjadikannya salah satu sosok yang diperhitungkan di lingkungan kepolisian.

Promosi yang diterimanya mencerminkan kepercayaan institusi terhadap kontribusi dan kapasitas kepemimpinannya dalam mendukung tugas-tugas strategis Polri.

Mengapa Kenaikan Pangkat Ini Menarik Disorot?

Yang menarik, keempat perwira tersebut datang dari latar belakang yang berbeda.

Ada yang meniti karier dari bidang pendidikan kepolisian, pengawasan internal, penegakan hukum, hingga penugasan di lembaga strategis negara. Variasi pengalaman ini menunjukkan bahwa Polri kini membutuhkan pemimpin dengan perspektif yang lebih luas, tidak hanya kuat dalam aspek operasional, tetapi juga mampu mengelola organisasi modern yang kompleks.

Hal ini menjadi penting mengingat tantangan yang dihadapi Polri saat ini tidak lagi terbatas pada kejahatan konvensional. Ancaman siber, kejahatan lintas negara, disinformasi digital, hingga konflik sosial membutuhkan pendekatan yang lebih adaptif dan kolaboratif.

Bintang Tiga Bukan Akhir Perjalanan

Kenaikan pangkat menjadi Komisaris Jenderal sering dipandang sebagai puncak karier seorang perwira. Namun sesungguhnya, penyematan tiga bintang di pundak justru menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar.

Sebagaimana disampaikan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan amanah untuk terus memperkuat transformasi Polri Presisi, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, dan menjaga profesionalisme dalam pelaksanaan tugas.

Di tengah tuntutan publik yang semakin tinggi, kehadiran empat Komjen baru ini menjadi bagian dari upaya regenerasi kepemimpinan Polri. Mereka tidak hanya membawa pengalaman panjang, tetapi juga harapan besar agar institusi kepolisian semakin modern, responsif, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Pada akhirnya, tiga bintang di pundak bukan sekadar simbol jabatan. Di baliknya tersimpan tanggung jawab besar untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

(berbagaisumber/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN