Jemaah Haji yang Sudah Balik ke Indonesia Mencapai 66 Persen

Haji. (Foto: Kabar 24 Bisnis.com)
Jakarta, MISTAR.ID
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI melaporkan proses pemulangan jemaah haji Indonesia terus berjalan hingga memasuki hari ke-20 fase kepulangan. Pada hari ke-62 penyelenggaraan ibadah haji, sekitar dua pertiga jemaah telah tiba kembali di Indonesia.
Dalam konferensi pers operasional haji di Mekkah, Senin (22/6/2026), Juru Biacara Kemenhaj, Maria Assegaf, mengungkapkan sebanyak 347 kelompok terbang (kloter) sudah mendarat di Tanah Air.
"Sebanyak 347 kloter telah tiba di Tanah Air dengan membawa 134.484 jemaah dan 1.388 petugas. Total kedatangan mencapai 135.872 orang atau sekitar 66 persen," ujar Maria, dilansir dari Kompas.com.
Data tersebut menunjukkan mayoritas peserta haji Indonesia telah menyelesaikan perjalanan pulang. Untuk fase pemulangan pertama melalui Bandara Jeddah, tercatat 267 kloter telah diberangkatkan dengan jumlah 103.687 jemaah serta 1.066 petugas. Secara keseluruhan, total pemulangan gelombang pertama mencapai 104.753 orang.
Sementara itu, proses kepulangan melalui Bandara Madinah sebagai bagian dari gelombang kedua juga terus berlangsung. Hingga saat ini, sebanyak 87 kloter telah diterbangkan menuju Indonesia dengan membawa 33.297 jemaah dan 349 petugas. Dengan demikian, total peserta yang telah kembali melalui gelombang kedua mencapai 33.646 orang.
Selain jemaah reguler, kepulangan jemaah haji khusus juga terus bertambah. Hingga kini, jumlah yang telah kembali ke Indonesia mencapai 15.802 orang, terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas.
Seiring berkurangnya aktivitas jemaah di Tanah Suci, layanan Bus Shalawat dijadwalkan berhenti beroperasi mulai Senin pukul 12.00 waktu setempat.
Maria mengimbau jemaah yang masih berada di Mekkah untuk mempersiapkan diri menjelang keberangkatan ke Madinah dan mengikuti arahan petugas.
"Kami meminta seluruh jemaah yang masih berada di Mekkah agar menyesuaikan aktivitas dengan jadwal keberangkatan menuju Madinah, mempersiapkan koper, barang bawaan, dokumen perjalanan tersimpan dengan aman, serta tetap berada dalam koordinasi ketua kloter dan petugas," kata Maria. (hm20)
PREVIOUS ARTICLE
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-64 untuk Jokowi



















