Friday, June 5, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Banjir Parah Terjang Balangan Kalsel, Air Capai Plafon Rumah, Warga Dievakuasi

Mistar.idSabtu, 27 Desember 2025 12.39
JS
banjir_parah_terjang_balangan_kalsel_air_capai_plafon_rumah_warga_dievakuasi

Banjir yang terjadi di Balangan Kalimantan Selatan. (foto:prkalsel/mistar)

news_banner

Balangan, MISTAR.ID

Banjir besar melanda Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (27/12/2025).

Luapan air yang terjadi secara tiba-tiba membuat warga panik setelah ketinggian banjir dengan cepat mencapai plafon rumah di sejumlah permukiman.

Kondisi darurat ini memaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan mengerahkan seluruh personel untuk melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir.

Kepala Pelaksana BPBD Balangan, Rahmi, mengatakan operasi penyelamatan dilakukan secara intensif di titik-titik terdampak.

“Seluruh personel sudah turun ke lapangan untuk melakukan evakuasi dan penyelamatan warga,” ujar Rahmi.

Menurutnya, BPBD Balangan terus mengumpulkan informasi dari masyarakat terkait perkembangan debit air yang masih berpotensi meningkat. Koordinasi lintas sektor juga diperkuat untuk memantau kondisi di seluruh wilayah terdampak.

BPBD Balangan turut membuka ruang bantuan bagi relawan, khususnya yang berada di wilayah terdekat seperti Kecamatan Tebing Tinggi. “Relawan yang berada di sekitar Tebing Tinggi kami persilakan membantu proses evakuasi,” katanya.

Sebagian warga berhasil dievakuasi ke tempat aman. Namun, sejumlah warga lainnya masih bertahan di rumah dengan lantai lebih tinggi. BPBD Balangan mengaku membutuhkan tambahan perahu dan pelampung untuk mempercepat proses evakuasi.

“Kami sangat membutuhkan perahu dan pelampung. Sebagian warga melakukan evakuasi mandiri dengan naik ke lantai yang lebih tinggi,” ujar Rahmi.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalsel melalui BPBD resmi menetapkan status Siaga/Waspada cuaca ekstrem pada Sabtu (27/12/2025). Penetapan ini didasarkan pada hasil pemantauan nowcasting Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menunjukkan potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang di hampir seluruh wilayah Kalsel.

Cuaca ekstrem tersebut diperkirakan berlangsung hingga pukul 10.30 WITA dan dipicu oleh aktivitas Siklon Tropis GRANT serta Bibit Siklon 96S yang menyebabkan pertumbuhan awan hujan signifikan.

Dampak cuaca ekstrem ini tidak hanya dirasakan di Balangan, tetapi juga mengancam sejumlah daerah lain di Kalsel. BPBD Kalsel mencatat wilayah rawan banjir meliputi Kabupaten Balangan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Banjar, dan Tanah Laut.

Beberapa sungai utama dilaporkan melampaui batas aman, di antaranya Sungai Riam Kanan dengan tinggi muka air mencapai 7,70 meter serta Sungai Martapura yang berada di level 9,6 meter.

Melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Bambang Dedi Mulyadi, Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kalsel Gusti Yanuar Noor Rifai menegaskan bahwa pemerintah daerah telah meningkatkan kesiapsiagaan seluruh jajaran.

“Kami mengintensifkan pemantauan cuaca dan tinggi muka air di wilayah rawan banjir. Koordinasi lintas instansi terus diperkuat untuk memastikan kesiapsiagaan personel, logistik, dan sistem peringatan dini berjalan optimal,” ujar Bambang.

BPBD Kalsel juga mengimbau masyarakat untuk segera mengamankan dokumen penting, melakukan evakuasi mandiri jika diperlukan, serta mengutamakan keselamatan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas.

Warga yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah rawan banjir diminta tetap waspada, menghindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame saat hujan lebat, serta terus memantau informasi resmi dari BPBD dan BMKG. (hm16)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN