Women's March Medan Turun ke Jalan Suarakan Perlawanan Kemuskinan

Massa aksi Women's March Medan di Pasar Sambu, Kota Medan. (f:amita/mistar)
Medan, MISTAR.ID (5/7/2026) — Kelompok Women's March Medan, gelar aksi turun ke jalan menyuarakan perlawanan kemiskinan struktural di Kawasan Pasar Sambu, Kota Medan, Minggu (5/7/2026).
Aksi ini merupakan protes terkait melonjaknya harga pangan dan juga kritik tajam terkait arah kebijakan politik pemerintah hingga hari ini.
Berbeda dengan unjuk rasa biasanya, kali ini massa Women's March Medan menambahkan aspirasi dengan aksi solidaritas sosial dengan tagline warga bantu warga. Mereka membagikan sayur kol, wortel, dan telur ke masyarakat sekitar.
Perwakilan Women's March Medan, Tessa, mengungkapkan pemilihan pasar tersebut merupakan representasi ekonomi masyarakat kelas bawah.
"Ini kritis terhadap situasi politik Indonesia, harga pangan makin melonjak, sehingga kami membantu membagikan hasil bumi," katanya.
Dalam keterangannya, massa menolak sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai bersifat populis namun bahkan tidak menyentuh inti permasalahan rakyat. Beberapa hal yang disorot adalah Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, hingga proyek strategis yang tidak menguntungkan masyarakat.
Kemudian, mereka juga mengkritik pendekatan pemerintah yang mulai mencederai prinsip demokrasi sipil.
"Bagaimana logika militeristik pemerintahan presiden yang mengharuskan pekerja latihan militer? Itu bertentangan dengan prinsip demokrasi," ucapnya.
Tessa menegaskan aksi jalanan yang dilakukan, tidak ditujukan untuk meminta solusi dari pemerintah daerah maupun anggota dewan.
Menurut Tessa, aksi ini adalah upaya membangun daya kritis masyarakat Kota Medan terhadap kondisi negara.
PREVIOUS ARTICLE
Pemko Medan Pecahkan Rekor Dunia KulcapiBERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER
























