Monday, July 20, 2026
home_banner_first
MEDAN

Stok Minyak Tanah di Sumut Cukup 66 Hari dan Pasokan Avtur Naik 10 Persen

Mistar.idRabu, 18 Maret 2026 pukul 13.52 WIB
stok_minyak_tanah_di_sumut_cukup_66_hari_dan_pasokan_avtur_naik_10_persen

Executive General Manager Regional Sumbagut, Sunardi, saat konferensi pers terkait Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2026. (Foto: Amita/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Menjelang puncak arus mudik Idulfitri 1447 H, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperluas fokus pengamanan energi. Tidak hanya pada BBM kendaraan, Pertamina juga menjamin keandalan pasokan bahan bakar untuk daerah terpencil serta sektor transportasi udara.

Executive General Manager Regional Sumbagut, Sunardi, memberikan perhatian khusus pada ketersediaan minyak tanah (Kerosene) yang masih menjadi tulang punggung kehidupan masyarakat di pelosok atau remote area.

Di wilayah dengan rasio elektrifikasi yang masih rendah, minyak tanah berfungsi ganda sebagai bahan bakar memasak sekaligus sarana penerangan. Pertamina memastikan stok komoditas bersubsidi ini berada dalam level yang sangat aman.

Adapun ketahanan stok yang dimaksud mencapai 66 hari dengan sistem suplai menggunakan mekanisme Dual Purpose Kerosene (DPK) yang terintegrasi dengan bahan bakar pesawat. Untuk harga tebus dipatok sekitar Rp2.500 dengan HET di masyarakat pada kisaran Rp3.000 hingga Rp4.000.

"Pemerintah tetap mengalirkan minyak tanah ke daerah terpencil karena kendala infrastruktur gas dan kelayakan bisnis LPG yang belum masuk ke sana. Meskipun subsidinya lebih tinggi, ini komitmen layanan publik kami," kata Sunardi, Rabu (18/3/2026).

Sektor transportasi udara juga menjadi prioritas. Pertamina telah melakukan build up stock Avtur di sejumlah Aviation Fuel Terminal (AFT) guna mengantisipasi lonjakan pemudik yang menggunakan pesawat terbang.

Proyeksi kebutuhan diperkirakan meningkat lebih dari 10 persen dibandingkan kondisi normal, dengan status stok yang saat ini telah diperkuat di titik-titik krusial bandara wilayah Sumba good untuk memastikan jadwal penerbangan tidak terganggu kendala bahan bakar.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menambahkan bahwa seluruh jajaran Pertamina saat ini bekerja ekstra dalam masa Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI).

“Pertamina siaga melalui monitoring berkala 24 jam penuh. Kami terus memperkuat koordinasi dengan Pemda dan Aparat Penegak Hukum untuk memastikan distribusi energi berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran,” ucap Fahrougi. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN