Friday, June 5, 2026
home_banner_first
MEDAN

Penerima Bantuan Pangan Naik Dua Kali Lipat, Bulog Sumut Kebut Penyaluran

Mistar.idRabu, 18 Maret 2026 14.25
EH
AA
penerima_bantuan_pangan_naik_dua_kali_lipat_bulog_sumut_kebut_penyaluran

Peluncuran bantuan pangan di Kelurahan Nelayan Indah, Medan. (Foto: Dok. Bulog Kanwil Sumut/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Sumatra Utara (Sumut) naik lebih dari dua kali lipat tahun ini dibandingkan alokasi sebelumnya.

Berdasarkan data jumlah penerima baru sebanyak 1.756.846 orang atau naik dari 844.696 penerima, menerima bantuan per orang sebanyak 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng, serta total stok yang disiapkan sebanyak 35.236 ton beras dan 7,02 juta liter minyak goreng.

Pemimpin Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto, menyebutkan penyaluran bantuan pangan alokasi Februari-Maret 2026 akan terus berlanjut sebelum Idulfitri.

"Iya benar, jumlah penerima meningkat lebih dari dua kali lipat. Prinsipnya Bulog Sumut akan terus menyalurkan Banpang ini setiap hari, karena ini adalah hak masyarakat yang harus segera diterima," kata Budi saat menghadiri launching bantuan pangan di Kelurahan Nelayan Indah, Medan, Rabu (18/3/2026).

Penyaluran bantuan tidak hanya terpusat di Medan. Bulog mencatat aktivitas distribusi berlangsung masif di beberapa titik krusial dalam pekan ini.

Kota Tebing Tinggi telah dilaksanakan Selasa (17/3/2026), Kota Medan berlangsung hari ini di Kelurahan Nelayan Indah, dan Kabupaten Tapanuli Selatan berlangsung di Kecamatan Angkola Timur.

Menanggapi kekhawatiran masyarakat akan lonjakan harga menjelang Lebaran, Budi memastikan pasokan pangan di pasar tradisional dalam kondisi aman. Bulog bersama stakeholder terkait juga telah melakukan serangkaian inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau kelancaran distribusi.

"Senin kemarin kami sidak pasar bersama Wali Kota Medan, disusul Selasa bersama Gubernur Sumut. Hasilnya pasokan lancar dan harga sembako terkendali. Kami tetap mengoptimalkan penyediaan beras SPHP dan Minyakita ke pasar-pasar tradisional," ucap Budi.

Melalui percepatan penyaluran bantuan pangan dan intervensi pasar ini, Bulog Sumut berharap beban ekonomi masyarakat dapat berkurang sehingga Hari Raya Idulfitri dapat dirayakan dengan tenang tanpa terkendala urusan perut. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN