Thursday, June 11, 2026
home_banner_first
MEDAN

Pemko Tanjungpinang Belajar Qresto ke Kota Medan untuk Dongkrak PAD

Mistar.idKamis, 11 Juni 2026 21.08
journalist-avatar-top
RF
pemko_tanjungpinang_belajar_qresto_ke_kota_medan_untuk_dongkrak_pad_

Wali Kota Medan Rico Waas saat menerima rombongan Pemko Tanjungpinang di Balai Kota. (foto: Diskominfo Medan/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Tertarik dengan inovasi Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization (Qresto), Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah membawa jajarannya belajar ke Pemko Medan, Kamis (11/6/2026).

Rombongan Pemko Tanjungpinang disambut langsung Wali Kota Medan Rico Waas. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi, serta saling berbagi strategi terkait inovasi pengelolaan keuangan daerah masing-masing.

“Pastinya Pemko Medan terus berinovasi agar sektor pendapatan daerah seperti pajak hotel, restoran, hiburan, hingga PBB dapat terkelola secara maksimal. Sekaligus menutup celah terjadinya kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD),” katanya.

Dijelaskan Rico, sistem pungutan pajak restoran 10% (PB1) selama ini rawan kebocoran akibat metode self-assessment (pelaporan mandiri oleh wajib pajak) maupun manipulasi alat tapping box.

​"Dua metode sebelumnya sering data itu tidak valid. Kondisi itu yang ingin kita minimalisir lewat inovasi-inovasi terbaru, salah satunya Qresto,” katanya.

Untuk itu, Rico mengajak pemerintah daerah lain, termasuk Kota Tanjungpinang untuk bersama-sama mengadaptasi sistem ini secara luas. ​"Dengan inovasi QRESTO, kami optimistis persentase PAD dari sektor pajak akan meningkat signifikan," tuturnya.

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyampaikan ketertarikannya terhadap implementasi sistem QRESTO. ​"Kota Medan merupakan salah satu daerah yang paling berhasil meningkatkan PAD. Untuk itu kami ke sini dan ingin mempelajari berbagai inovasi yang ada,” katanya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN