Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
MEDAN

Pemko Pekanbaru Bantu Provinsi Sumut Rp1 Miliar untuk Korban Bencana

Mistar.idSelasa, 9 Desember 2025 pukul 12.07 WIB
pemko_pekanbaru_bantu_provinsi_sumut_rp1_miliar_untuk_korban_bencana

Penyerahan bantuan dari Pemko Pekanbaru ke Provinsi Sumut. (Foto: Diskominfo Provsu/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memberi bantuan dana sebesar Rp1 miliar dan logistik untuk keperluan penanganan bencana alam yang terjadi di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Bantuan tersebut diterima langsung Wakil Gubernur Sumut Surya, Senin (8/12/2025) malam.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, bersama Wakil Walikota Markarius Anwar di Posko Darurat Bencana Sumut. Bantuan dana dan logistik tersebut ditujukan untuk penanganan 18 daerah terdampak di Sumut.

"Ini adalah uang yang akan ditransfer, kemudian nanti ada juga yang akan kami belikan langsung berupa barang. Kami kirimkan ke sini dan akan disalurkan melalui posko bencana yang ada di Sumut,” ujar Agung usai menyerahkan bantuan.

Menurut Agung Sumut dan Pekanbaru memiliki hubungan yang baik selama ini. Ia melihat banyaknya masyarakat yang saling terhubung antar satu sama lain selama ini.

"Kami sangat senang dan terharu malam hari ini kami langsung dapat bertemu dengan Bapak Wagub, kita ini tetangga. Kita tahu orang Pekanbaru banyak datang ke Sumut, begitu pula orang Sumut pun ada di Pekanbaru,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Wagub Surya mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut. Surya pun memaparkan hingga saat ini ada di 13 kabupaten dan 5 kota terdampak di Sumut.

“Yang paling memprihatinkan ada di Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, dan Mandailing Natal. Musibahnya cukup memprihatinkan, ada beberapa kecamatan dan desa yang sudah luluh lantak,” katanya.

Diketahui hingga 8 Desember 2025, jumlah wilayah terdampak mencapai sekitar 420 desa dan kelurahan dengan total warga terdampak sekitar 1,5 juta jiwa. Potensi pengungsi diperkirakan lebih dari 10.000 kepala keluarga.

Korban jiwa tercatat 338 orang meninggal dunia, 650 orang luka-luka, dan 138 orang masih dinyatakan hilang. Total kerugian akibat bencana diperkirakan mencapai Rp16,57 triliun, mencakup kerusakan pada infrastruktur, pertanian, perumahan, peternakan, perkebunan, pendidikan, dan fasilitas kesehatan. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN