Saturday, July 11, 2026
home_banner_first
MEDAN

Musim Panas Bawa Berkah, Jasa Servis Kipas Angin di Medan Kebanjiran Pelanggan

Mistar.idKamis, 21 Mei 2026 pukul 14.31 WIB
musim_panas_bawa_berkah_jasa_servis_kipas_angin_di_medan_kebanjiran_pelanggan

Tempat usaha servis kipas angin milik Ibrahim yang selalu ramai dikunjungi konsumen. (Foto: Kama/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Musim panas yang melanda Medan membawa berkah tersendiri bagi para pelaku usaha servis elektronik, khususnya perbaikan kipas angin.

Salah satunya dirasakan Ibrahim, warga Helvetia yang mengaku usahanya kini ramai didatangi pelanggan setiap hari.

Saat ditemui di tempat usahanya di Jalan Karya, Kelurahan Karang Berombak, Kamis (21/5/2026), Ibrahim mengatakan rata-rata ada sekitar 10 pelanggan datang untuk memperbaiki kipas angin berbagai merek dan tipe.

“Sekarang musim panas, rata-rata ada sepuluh pelanggan datang untuk servis kipas angin dan perbaikan elektronik lainnya,” ujarnya kepada Mistar.

Ibrahim menuturkan usaha servis elektronik tersebut merupakan warisan dari almarhum ayahnya yang sudah lama membuka jasa perbaikan elektronik di kawasan tersebut.

Dirinya sendiri telah meneruskan usaha keluarga itu selama kurang lebih lima tahun terakhir.

Menurut Ibrahim, pesan sang ayah agar tidak membebani pelanggan dalam menentukan tarif servis menjadi prinsip utama yang terus dijaganya hingga sekarang.

“Pesan almarhum ayah, jangan terlalu membebani pelanggan. Yang penting jujur dan pekerjaan selesai tepat waktu,” katanya.

Dengan dibantu tiga orang pekerja, Ibrahim memastikan seluruh pekerjaan servis diselesaikan sesuai waktu yang dijanjikan agar pelanggan tidak kecewa.

Untuk biaya servis, Ibrahim mematok tarif mulai dari Rp50 ribu hingga Rp75 ribu, di luar biaya penggantian sparepart.

Selain kipas angin, ia juga kerap menangani perbaikan blender milik pedagang kuliner di sekitar Medan.

Menurutnya, kejujuran dalam bekerja menjadi kunci utama menjaga kepercayaan pelanggan sehingga usahanya terus berkembang.

Di tengah meningkatnya pendapatan saat musim panas, Ibrahim tetap menyisihkan rezekinya dengan memberikan layanan gratis bagi peralatan elektronik milik rumah ibadah.

Ia mengaku tidak memungut biaya jasa servis untuk berbagai barang elektronik yang bisa diperbaikinya jika berasal dari rumah ibadah.

“Untuk rumah ibadah, upah servis saya gratiskan,” ucap Ibrahim sambil melayani konsumennya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN