Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
MEDAN

Ketersediaan Pangan di Sumut Aman Jelang Lebaran 2026

Mistar.idJumat, 13 Maret 2026 pukul 15.10 WIB
ketersediaan_pangan_di_sumut_aman_jelang_lebaran_2026

Wakil Ketua Komisi B (Bidang Perekonomian) DPRD Sumut, Frans Dante Ginting. (Foto: Ari/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Ketersediaan pangan di Sumatra Utara (Sumut) aman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Hal ini dipastikan Wakil Ketua Komisi B (Bidang Perekonomian) DPRD Sumut, Frans Dante Ginting, Jumat (13/3/2026).

Politisi dari Partai Golkar itu menyampaikan stabilitas pasokan dan harga bahan pangan menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat. Hal ini terutama menjelang hari besar keagamaan yang biasanya diikuti dengan meningkatnya kebutuhan konsumsi masyarakat.

“Hari ini sudah H-7 atau sepekan menjelang Idulfitri. Sejauh ini, Komisi B terus memantau dan mengawasi perkembangan sektor ekonomi, khususnya terkait kebutuhan pokok masyarakat menjelang Lebaran,” ujarnya pada Mistar di Gedung DPRD Sumut.

Menurutnya, pengawasan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga yang kerap terjadi akibat meningkatnya permintaan masyarakat. DPRD Sumut, kata dia, juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan distribusi pangan tetap berjalan lancar.

Frans Dante mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterima dari Perum Bulog serta sejumlah lembaga terkait di sektor ekonomi, stok bahan pangan di Sumut saat ini masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga setelah Idulfitri.

“Tentunya ini yang akan menjadi pengawasan kami dalam menjamin ketersediaan tersebut. Kami akan terus mendorong para pemangku kepentingan dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut bekerja secara optimal,” ucapnya.

Menurutnya, inspeksi mendadak (sidak) ke pasar-pasar tradisional sebaiknya dilakukan pihak terkait guna memastikan harga tetap stabil dan tidak terjadi praktik penimbunan.

“Pemerintah tidak boleh abai. Jika ada tengkulak nakal yang mencoba merusak harga pasar atau memanfaatkan situasi menjelang lebaran, harus segera ditindak tegas. Kita sudah melihat Perum Bulog bersama para stakeholder mulai melakukan sidak di beberapa pasar, khususnya di Kota Medan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Frans Dante mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying saat menyambut Hari Raya Idulfitri. Menurutnya, perilaku tersebut justru berpotensi memicu lonjakan harga kebutuhan pokok di pasaran

“Masyarakat kami imbau untuk tidak panik. Kami akan terus melakukan pengawasan dan mendorong agar lonjakan harga tidak terjadi. Kita khawatir jika terjadi panic buying, maka kenaikan harga bisa ikut terdorong,” ujarnya.

Ia berharap langkah pengawasan yang dilakukan pemerintah bersama DPRD dapat menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang wajar selama momentum Lebaran 2026. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN