Monday, September 28, 2026
home_banner_first
MEDAN

Genjot PAD, Bapenda Medan Maksimalkan Digitalisasi Pajak Daerah

Mistar.idSenin, 28 September 2026 pukul 14.17 WIB
genjot_pad_bapenda_medan_maksimalkan_digitalisasi_pajak_daerah

Kepala Bapenda Kota Medan, M Agha Novrian. (foto:Rahmad/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (28/9/2026) - Berbagai terobosan seperti Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization (QRESTO) dan digitalisasi terus dimaksimalkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan dalam menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Bapenda Kota Medan, M Agha Novrian, mengatakan dua terobosan tersebut kini menjadi unggulan pihaknya dalam meminimalkan kebocoran PAD dari sektor pajak restoran.

“Implementasi saat ini mungkin masih di sektor pajak restoran, tapi bertahap akan kita terapkan di seluruh mata pajak,” ucap Agha dalam keterangan yang diterima Mistar, Senin (28/9/2026).

Selain memaksimalkan PAD, Agha menjelaskan bahwa terobosan digitalisasi juga merupakan bentuk transparansi pihaknya dalam mengelola pajak daerah.

“Sesuai komitmen dan keinginan Pak Wali, perolehan pajak harus terintegrasi secara menyeluruh dan transparan. Ini juga menjadi komitmen kami di Bapenda Medan dalam menagih hingga memperoleh pajak dari masyarakat,” jelasnya.

Untuk memastikan transformasi digital transaksi keuangan daerah berjalan berkelanjutan dan berlandaskan hukum, Agha menyebut bahwa Pemko Medan juga telah menerbitkan sejumlah Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait.

“Melalui langkah percepatan digitalisasi ini, tata kelola keuangan Pemko Medan terbukti menjadi jauh lebih efisien, akuntabel serta mendorong peningkatan PAD secara signifikan. Itu juga dibuktikan dengan Kota Medan dinobatkan sebagai Kota Terbaik Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) kategori pemerintah kota,” pungkasnya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN