Saturday, September 26, 2026
home_banner_first
MEDAN

Dishub Sumut Siapkan Bus Perintis Gratis di Lima Kabupaten untuk Pelajar

Mistar.idJumat, 25 September 2026 pukul 20.25 WIB
dishub_sumut_siapkan_bus_perintis_gratis_di_lima_kabupaten_untuk_pelajar

Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Yuda Pratiwi Setiawan, saat temu pers di Kantor Gubernur Sumut. (Foto: Iqbal/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menjalankan program Bus Perintis Gratis di lima daerah pada tahun 2026. Program ini membantu para pelajar untuk mengakses transportasi gratis.

Kepala Dishub Sumut, Yuda Pratiwi Setiawan, mengatakan layanan tersebut merupakan salah satu Program Strategi Daerah (PSD) yang ditujukan untuk memperkuat konektivitas masyarakat di wilayah terpencil, tertinggal, terluar, dan perbatasan.

"Tentunya ini program yang dilakukan pak Gubernur Sumut, tujuannya membantu pelajar di daerah yang jauh jarak sekolah dari tempat dirinya tinggal, jadi ini transportasi gratis untuk pergi dan pulang sekolah," ujarnya saat temu pers, Jumat (25/9/2026).

Yuda mengatakan, berdasarkan kajian yang dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), diketahui masih ada 18 daerah yang dinilai masih tertinggal dari 33 Kabupaten dan Kota di Sumut. Lima daerah pun menjadi awal program tersebut berjalan di tahun ini.

"Untuk tahun 2026 layanan ini kita fokuskan dulu di lima kabupaten yaitu Nias Utara, Samosir, Batu Bara, Padang Lawas Utara serta Asahan," ucapnya.

Meski begitu, Ia mengatakan program Bus Perintis Gratis ini tidak hanya terhenti di lima daerah tersebut. Nantinya, program tersebut akan terus berlanjut ke daerah lainnya di tahun berikutnya.

"Tahun 2027 nanti akan kita lanjutkan untuk 10 daerah lainnya, lalu di tahun 2028 ada tambahan 15 daerah dan seterusnya di 2029-2030 seluruh wilayah menjadi prioritas untuk mendapatkan layanan ini nantinya," tutur Yuda.

Adapun Samosir, Padang Lawas Utara, Batu Bara, dan Asahan akan mendapat enam unit bus perintis. Sementara Nias Utara mendapat sembilan unit bus. Yuda mengatakan setiap kabupaten dialokasikan anggaran Rp600 juta selama satu tahun untuk menjalankan program tersebut.

Ia berharap program Bus Perintis Gratis dapat dirasakan manfaatnya oleh para pelajar setelah nantinya diresmikan dan berjalan. Program ini ditargetkan akan diresmikan dalam waktu dekat.

“Rencana kita program ini akan dilaunching minggu depan di Asahan. Untuk program bus perintis ini, kita tidak menyewa atau membeli busnya, kita hanya membeli pelayanannya bekerja sama dengan operator," katanya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN