Wednesday, June 24, 2026
home_banner_first
MEDAN

Anak Perempuan Paling Rentan Jadi Korban Kekerasan di Sumut

Mistar.idKamis, 7 Mei 2026 pukul 13.53 WIB
anak_perempuan_paling_rentan_jadi_korban_kekerasan_di_sumut

Ilustrasi. (Foto: Bantara Campus)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Kasus kekerasan terhadap anak perempuan di Sumatera Utara (Sumut) sepanjang tahun 2025 terbilang tinggi. Pengamat Sosial Universitas Sumatera Utara (USU), Agus Suriadi menyebut anak perempuan merupakan kelompok paling rentan menjadi korban kekerasan.

Berdasarkan data yang disoroti Agus, terdapat 905 kasus kekerasan terhadap anak perempuan di Sumut selama 2025. Angka tersebut dinilai menunjukkan masih lemahnya perlindungan terhadap anak perempuan, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

“Hal ini menunjukkan bahwa anak perempuan menjadi kelompok yang paling rentan mendapatkan kekerasan,” ujar Agus kepada Mistar, Kamis (7/5/2026).

Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik USU itu mengatakan, tingginya kasus kekerasan terhadap anak perempuan harus menjadi perhatian serius seluruh pihak. Menurutnya, perlu evaluasi terhadap faktor-faktor penyebab dominasi kasus tersebut, mulai dari norma sosial, pola pengasuhan, hingga minimnya edukasi terkait perlindungan anak.

Agus menilai, kesadaran mengenai hak-hak anak perempuan juga masih perlu ditingkatkan. Edukasi dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah kekerasan terus berulang.

Ia mengingatkan, dampak kekerasan terhadap anak dapat berlangsung dalam jangka panjang, terutama bagi korban yang masih berada di usia sekolah.

“Kekerasan yang dialami anak, terutama di tingkat pendidikan SD dan SLTA, dapat memiliki dampak jangka panjang yang serius,” katanya.

Menurut Agus, anak yang menjadi korban kekerasan berpotensi mengalami gangguan emosional, penurunan prestasi akademik, hingga masalah sosial yang memengaruhi perkembangan mereka di masa depan.

“Ini dapat menghambat perkembangan mereka dan membatasi peluang masa depan mereka, baik dalam pendidikan maupun karier,” tuturnya. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN