Sunday, June 7, 2026
home_banner_first
MEDAN

Akses ke Pelabuhan Belawan Dikepung Banjir dan Jalan Rusak

Mistar.idMinggu, 7 Juni 2026 09.29
EH
KP
akses_ke_pelabuhan_belawan_dikepung_banjir_dan_jalan_rusak

Salah satu jalan rusak di KL Yos Sudarso, Kota Medan. (Foto: Kamal/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Genangan banjir dan kerusakan jalan masih ditemukan di sejumlah titik Jalan KL Yos Sudarso hingga menuju Pelabuhan Belawan. Akibatnya, mobilitas masyarakat dan arus logistik terganggu.

Pantauan Mistar pada Minggu (7/6/2026) menunjukkan genangan air masih menutupi sejumlah ruas Jalan KL Yos Sudarso. Mulai dari kawasan Simpang Kantor, Pekan Labuhan, Simpang Martubung, Simpang Aloha, Simpang Dobi, Titipan Kota Bangun, Mabar, hingga Belawan.

Selain menyebabkan arus lalu lintas melambat, genangan air yang juga menutupi lubang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Salah satu titik yang mengalami kondisi cukup parah berada di kawasan Simpang Aloha, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan. Di lokasi tersebut, seorang ibu pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh setelah melintasi lubang yang tertutup genangan air.

"Oh, ada lubang rupanya, pantas saja kami terjatuh," ujar seorang warga Belawan yang menjadi korban.

Menurut warga, kondisi jalan berlubang yang tertutup air kerap memicu kecelakaan. Tidak sedikit pengendara yang terjebak lubang maupun kehilangan keseimbangan saat berusaha menghindari kerusakan jalan di tengah genangan.

Sementara itu, di kawasan Simpang Dobi, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli, badan jalan terlihat mengalami keretakan dan dipenuhi material tanah serta batu. Kondisi tersebut membuat air lebih mudah menggenang dan mempercepat kerusakan jalan.

Situasi serupa juga ditemukan di sejumlah titik lain sepanjang Jalan KL Yos Sudarso. Di depan PT Hikaindo, genangan air masih terlihat memenuhi badan jalan. Setelah air surut, material pasir dan tanah kerap tertinggal di permukaan jalan sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.

Selain banjir, cuaca ekstrem yang melanda Kota Medan sejak Selasa malam (2/6/2026) juga menyebabkan pohon tumbang di Medan Utara.

Salah seorang pengguna jalan, Yono, berharap Pemerintah Kota Medan melalui instansi terkait segera melakukan evakuasi pohon tumbang serta membersihkan material yang mengganggu arus lalu lintas.

"Kami berharap pohon tumbang dan material yang mengganggu jalan segera dibersihkan agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal," ujarnya.

Ia juga meminta pemerintah daerah maupun pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap kondisi Jalan KL Yos Sudarso yang saat ini banyak mengalami kerusakan.

“Perbaikan menyeluruh sangat mendesak mengingat ruas jalan tersebut merupakan akses utama menuju kawasan industri dan Pelabuhan Belawan,” ujarnya.

Selain pemerintah, perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sepanjang Jalan KL Yos Sudarso juga diharapkan turut menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Material tanah, pasir maupun muatan lainnya dari kendaraan operasional perusahaan diharapkan tidak tercecer ke badan jalan karena dapat memperparah kerusakan jalan, menghambat drainase, serta membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Langkah cepat dan koordinasi yang baik antara pemerintah dan perusahaan bisa mengatasi persoalan ini agar pengendara kembali aman dan nyaman melewati jalan,” tuturnya. (hm20)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN