Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SUMUT

Jalan Pelabuhan Belawan Rusak Parah, Pengemudi Truk Keluhkan Kondisi Mirip Kolam

Mistar.idKamis, 28 Mei 2026 pukul 19.45 WIB
jalan_pelabuhan_belawan_rusak_parah_pengemudi_truk_keluhkan_kondisi_mirip_kolam

Jalan raya pelabuhan Belawan bak kubangan kerbau. (foto:kamal/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Para pengguna jalan, khususnya pengemudi truk trailer yang keluar masuk Pelabuhan Belawan, resah. Pasalnya, jalan yang sudah berbulan-bulan rusak seperti kolam tanpa ada perbaikan.

Kepada Mistar, Kamis (29/5/2026), salah seorang pengemudi truk trailer bermarga Pardede (49), warga Amplas, menyebutkan bahwa dirinya yang sehari-hari masuk ke pelabuhan kontainer kawasan Gabion Belawan mengeluhkan kondisi Jalan Raya Pelabuhan Simpang Buaya yang tidak jauh dari pintu Tol Belmera mengalami kerusakan cukup parah.

Apalagi saat hujan, lubang yang cukup dalam sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor, ujarnya. Ia juga mengaku sering melihat kecelakaan terjadi di lokasi tersebut dan berharap pihak berwenang segera memperbaiki jalan agar tidak menimbulkan korban jiwa.

Sementara itu, salah seorang tokoh pemuda, Suryono, ketika dimintai keterangannya terkait jalan rusak tersebut mengungkapkan bahwa meski kawasan Belawan dijuluki sebagai pelabuhan internasional terbesar ketiga di Indonesia setelah Tanjung Priok Jakarta, kondisi infrastruktur jalan di kawasan tersebut sangat memprihatinkan.

Keterangan gambar: Jalan raya pelabuhan Belawan bak kubangan kerbau. (foto:kamal/mistar)

Namun demikian, sangat miris melihat kondisi Jalan Raya Pelabuhan Belawan sebagai akses keluar-masuk kendaraan bermotor, termasuk truk ekspor-impor.

Lokasi tersebut berada di pintu keluar Tol Belmera dari Medan ke Belawan atau sebaliknya, tepatnya dekat Simpang Buaya, Kampung Salam.

Apalagi pada malam hari, jalan rusak tersebut dinilai rawan terjadi aksi begal maupun bajing loncat karena laju kendaraan melambat saat melintasi jalan rusak tersebut.

Para pengguna jalan maupun warga berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara maupun pemerintah pusat segera memperbaiki kondisi jalan rusak yang dinilai sudah sangat meresahkan tersebut.

Pasalnya, jutaan kendaraan bermotor hampir setiap hari melintasi jalan berlubang dan rusak yang membahayakan pengguna jalan. Kondisi ini dinilai harus menjadi prioritas pihak berwenang, ujarnya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN