Monday, July 13, 2026
home_banner_first
SUMUT

Viral Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak, Pemkab Langkat Akhirnya Bergerak

Mistar.idSelasa, 26 Mei 2026 pukul 15.55 WIB
viral_tanam_pohon_pisang_di_jalan_rusak_pemkab_langkat_akhirnya_bergerak

Proses perbaikan jalan rusak berlubang di Jalan T Amir Hamzah, Desa Sambirejo, Kabupaten Langkat. (foto:bayu/mistar)

news_banner

Langkat, MISTAR.ID

Sejumlah titik ruas jalan rusak dan berlubang di sepanjang Jalan T. Amir Hamzah, tepatnya di Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, mulai diperbaiki setelah viral aksi warga menanam pohon pisang di tengah badan jalan, Selasa (26/5/2026) siang.

Jalan tersebut selama ini menjadi akses penghubung mulai dari Desa Sendangrejo, Desa Sambirejo, hingga persimpangan Kwala Begumit.

Kondisi jalan yang rusak parah dan dipenuhi lubang kerap dikeluhkan warga, khususnya para pengendara sepeda motor yang sering mengalami kecelakaan akibat terperosok ke dalam lubang jalan.

Belum lama ini, dua remaja asal Binjai berinisial TG dan TR mengalami kecelakaan di lokasi tersebut hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Salah seorang korban, TR, akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama tiga hari di ruang ICU RSUD Bidadari Binjai.

Pasca-insiden tersebut, warga melakukan aksi protes dengan menanam pohon pisang di lubang jalan sebagai bentuk sindiran terhadap lambannya perbaikan infrastruktur.

Selain itu, warga juga secara swadaya menutup sebagian lubang menggunakan cor semen agar pengendara lebih berhati-hati saat melintas.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Langkat, Wahyudiharto, mengatakan pemerintah telah merespons keluhan masyarakat dengan melakukan perbaikan sementara menggunakan material tanah, pasir, dan batu sambil menunggu proses pengaspalan permanen.

“Iya benar, proses perbaikan jalan rusak dan berlubang di kawasan ini sudah mulai dilakukan,” ujarnya.

Dalam proses perbaikan sementara tersebut, pemerintah menurunkan dua unit alat berat jenis drum roller dan motor grader, empat truk material base course (beskos), serta satu unit truk tangki air.

Perbaikan dilakukan di sejumlah titik yang mengalami kerusakan cukup parah, terutama mulai dari simpang arah Tanjung Jati hingga dekat Puskesmas Sambirejo.

Pemerintah berharap perbaikan sementara tersebut dapat mempermudah akses masyarakat sekaligus mengurangi risiko kecelakaan, terlebih menjelang Hari Raya Iduladha yang diperkirakan akan meningkatkan volume kendaraan di jalur tersebut.

Camat Binjai, Fajar Aprianta Sitepu, menjelaskan aksi warga menanam pohon pisang dan melakukan pengecoran secara mandiri bertujuan memberi tanda kepada pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas di jalan rusak tersebut. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN