Profil Manuel Akanji: Bek Tangguh Swiss, Mantan Pilar Treble Manchester City yang Kini Bersama Inter Milan

Manuel Akanji (Foto: Istimewa/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR - Manuel Obafemi Akanji merupakan salah satu bek terbaik yang dimiliki Swiss dalam satu dekade terakhir. Dikenal berkat kemampuan bertahan yang solid, ketenangan saat menguasai bola, serta fleksibilitas bermain di berbagai posisi lini belakang, Akanji sukses meniti karier di sejumlah klub elite Eropa.
Namanya semakin dikenal ketika menjadi bagian penting skuad Manchester City yang meraih treble winners pada musim 2022/2023. Kini, bek berusia 30 tahun tersebut melanjutkan perjalanan kariernya bersama Inter Milan.
Biodata Manuel Akanji
- Nama lengkap: Manuel Obafemi Akanji
- Tanggal lahir: 19 Juli 1995
- Tempat lahir: Wiesendangen, Swiss
- Usia: 30 tahun
- Kebangsaan: Swiss
- Posisi: Bek tengah (Centre-back)
- Tinggi badan: 1,88 meter
- Kaki dominan: Kanan
- Tim nasional: Swiss
Awal Karier Bersama Klub Swiss
Perjalanan sepak bola Manuel Akanji dimulai dari akademi FC Wiesendangen sebelum melanjutkan pembinaan di FC Winterthur. Ia menjalani debut profesional pada 2014 dan menunjukkan perkembangan pesat sebagai bek muda berbakat.
Penampilannya menarik perhatian FC Basel yang merekrutnya pada 2015. Bersama klub raksasa Swiss tersebut, Akanji berkembang menjadi salah satu bek terbaik di liga domestik serta membantu Basel meraih dua gelar Liga Swiss dan satu trofi Piala Swiss.
Bersinar di Borussia Dortmund
Performa impresif bersama Basel membuat Borussia Dortmund memboyong Akanji pada Januari 2018. Bermain di Bundesliga menjadi langkah besar dalam kariernya karena ia harus menghadapi sejumlah penyerang kelas dunia setiap pekan.
Selama membela Dortmund, Akanji mencatatkan lebih dari 150 penampilan di berbagai kompetisi. Ia juga ikut mempersembahkan gelar DFB-Pokal musim 2020/2021 serta Piala Super Jerman 2019.
Sukses Bersama Manchester City
Manchester City merekrut Manuel Akanji pada bursa transfer musim panas 2022. Meski awalnya diproyeksikan sebagai pelapis, ia mampu membuktikan kualitasnya dan mendapatkan kepercayaan penuh dari pelatih Pep Guardiola.
Kemampuan membaca permainan, akurasi umpan, serta fleksibilitas bermain di beberapa posisi membuatnya menjadi salah satu pemain penting dalam skema permainan City.
Pada musim 2022/2023, Akanji ikut mengantar Manchester City mencatat sejarah dengan meraih treble winners yang terdiri dari:
- Premier League
- Liga Champions UEFA
- Piala FA
Selain bermain sebagai bek tengah, Guardiola beberapa kali menempatkannya sebagai bek kanan maupun bek kiri sesuai kebutuhan taktik tim.
Karier Internasional Bersama Timnas Swiss
Akanji menjalani debut bersama Tim Nasional Swiss pada 2017. Sejak saat itu, ia menjadi sosok utama di lini belakang negaranya dan tampil dalam berbagai turnamen bergengsi, termasuk Piala Dunia FIFA dan Piala Eropa.
Pengalaman internasional tersebut semakin memperkuat reputasinya sebagai salah satu bek terbaik yang dimiliki Swiss.
Fakta Menarik Manuel Akanji
1. Jago Berhitung Mental
Di luar lapangan, Akanji dikenal memiliki kemampuan matematika yang mengesankan. Ia beberapa kali menjadi perbincangan karena mampu menyelesaikan perhitungan mental dengan sangat cepat.
2. Memiliki Darah Nigeria dan Swiss
Manuel Akanji lahir dari ayah berkebangsaan Nigeria dan ibu asal Swiss. Latar belakang tersebut membentuk karakter serta identitas budayanya.
3. Bek Serbabisa
Salah satu keunggulan utama Akanji adalah kemampuannya bermain di berbagai posisi pertahanan. Selain sebagai bek tengah, ia juga mampu mengisi posisi bek kanan maupun dalam formasi tiga bek.
Gaya Bermain Manuel Akanji
Manuel Akanji dikenal sebagai bek modern yang memiliki kombinasi kemampuan bertahan dan distribusi bola yang sangat baik. Beberapa kelebihan yang dimilikinya antara lain:
- Kuat dalam duel satu lawan satu.
- Cepat membaca pergerakan lawan.
- Tenang saat membangun serangan dari lini belakang.
Unggul dalam duel udara.
Fleksibel dalam berbagai sistem permainan.
Kemampuan tersebut membuatnya menjadi pilihan ideal bagi pelatih yang menerapkan permainan berbasis penguasaan bola
PREVIOUS ARTICLE
Hasil Argentina vs Swiss Menit ke-85: Skor 1-1, La Albiceleste Terus Tekan 10 Pemain SwissBERITA TERPOPULER






BERITA TERPOPULER




















