Monday, July 20, 2026
home_banner_first
MEDAN

13 Warga Meninggal Dunia, Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana Pemko Medan Gagal

Mistar.idJumat, 5 Desember 2025 pukul 13.03 WIB
13_warga_meninggal_dunia_mitigasi_dan_kesiapsiagaan_bencana_pemko_medan_gagal

Ketua Komisi II DPRD Kota Medan, Kasman Lubis. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Ketua Komisi II DPRD Kota Medan, Kasman Lubis, menilai Pemko Medan gagal dalam membangun sistem mitigasi dan kesiapsiagaan bencana yang semestinya melindungi warga.

Respons keras itu disampaikan Kasman lantaran 13 orang meninggal dunia akibat banjir hebat yang terjadi di Kota Medan pada 27 November 2025 lalu.

“Tiga belas nyawa hilang, itu alarm keras bagi Pemko Medan. Ini bukti bahwa kesiapsiagaan kita lemah dan tidak terstruktur,” katanya, Jumat (5/12/2025).

Kasman juga menyoroti banjir yang melumpuhkan 19 kecamatan dan meninggalkan lumpur tebal di beberapa wilayah. Bahkan, kawasan Medan Utara masih tergenang setinggi lutut orang dewasa hingga hari ini.

“BPBD dan OPD lainnya boleh saja bekerja keras pasca bencana, tetapi mitigasi gagal total. Peringatan dini tidak jalan, drainase rusak dibiarkan, dan tata ruang tak pernah benar-benar dibenahi,” ujarnya.

Politisi PKS ini juga menyoroti lemahnya komitmen Pemko Medan dalam mengalokasikan dana khusus mitigasi bencana.

“Anggarannya kecil, programnya minim, dan eksekusinya lemah. Jika anggaran pencegahan bencana hanya sekadar memenuhi lembaran APBD, jangan heran korban terus berjatuhan,” tuturnya.

Ke depannya, Kasman mengajak semua pihak untuk menjadikan bencana kali ini sebagai momentum dalam mempersiapkan segalanya, mulai dari kesiapsiagaan, anggaran, infrastruktur, dan sumber daya manusia di lapangan.

“Tetap kita apresiasi kerja tim BPBD, OPD, dan jajaran kecamatan yang masih berjibaku di lapangan. Namun beberapa hal penting harus menjadi catatan Pemko Medan, termasuk mempercepat pemulihan agar warga tidak terlalu lama berada di pengungsian,” ucapnya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN