UHC Prioritas Sumut, Sejumlah Daerah Masih Kesulitan Penuhi Keaktifan Peserta JKN 80 Persen

UHC Prioritas Sumut diluncurkan. (Foto: Berry/Mistar)
Medan, MISTAR.ID – Sumatera Utara (Sumut) telah menjalankan program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas atau dikenal Program Berobat Gratis (Probis) Sumut Berkah selama 9 bulan.
Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut, Hamid Rijal Lubis, mengatakan sejauh ini beberapa kendala masih terjadi. Namun, secara umum pelaksanaan UHC Prioritas sudah berjalan baik.
"Sejauh ini pelaksanaannya berjalan baik, walaupun terdapat satu dua kasus yang ditemukan karena pasti itu bagian dari pada proses pelaksanaan layanan ini," ujarnya kepada Mistar, Selasa (30/6/2026).
Dijelaskan Hamid, permasalahan yang ditemukan Dinkes Sumut sesegera mungkin ditindaklanjuti secara cepat dan berkolaborasi dengan semua pihak seperti rumah sakit serta BPJS Kesehatan.
Lebih lanjut, Hamid mengatakan sampai saat ini memang masih terdapat daerah yang belum bisa memenuhi keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) minimal 80 persen tersebut.
"Tetap kita dorong Dinkes Kabupaten tersebut dan mereka sedang mengupayakan beberapa strategi untuk memenuhi target keaktifan 80 persen tersebut," ucapnya.
Adapun strateginya melibatkan pihak yang memberi pekerjaan karena menurut Dinkes setempat banyak pekerja yang seharusnya jadi tanggung jawab perusahaan agar membayar JKN. Menurutnya, masih banyak perusahaan yang membayar jaminan kesehatan pekerjanya
Contohnya, pengusaha kafe yang pekerjanya cukup banyak, namun tidak dijamin JKN.
"Makanya, Dinkes setempat mau memaksimalkan temuan-temuan lapangan itu untuk mencapai keaktifan 80 persen. Sejauh ini, Deli Serdang belum sampai 80 persen," katanya.
Sebelumnya Provinsi Sumut secara resmi telah meluncurkan UHC Prioritas, Program Berobat Gratis (Probis) Sumut Berkah di Graha Bhineka Perkasa Jaya, Jalan Negara, Kecamatan Lubuk Pakam, Senin (29/9/2025). (hm20)





















