Sunday, August 30, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Karhutla Meluas, Kemenkes Kirim Masker dan Obat untuk Tekan Kasus ISPA

Mistar.idMinggu, 30 Agustus 2026 pukul 19.28 WIB
karhutla_meluas_kemenkes_kirim_masker_dan_obat_untuk_tekan_kasus_ispa

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes, dr. Azhar Jaya (kanan). (Foto: Berry/MISTAR)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (30/8/2026) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) turut merespons dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di beberapa provinsi di Indonesia, terutama dalam mengantisipasi penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di masyarakat.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr. Azhar Jaya, saat menghadiri puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H. Adam Malik Medan.

"Kita sudah kirimkan bantuan masker, obat dan segala macam, tapi pemerintah hanya bisa memberikan sarana-prasarana seperti alat kesehatan yang telah ada," ujarnya kepada wartawan, Minggu (30/8/2026).

Lebih lanjut, Azhar mengatakan masyarakat juga harus ikut berperan menjaga lingkungan di sekitarnya. Ia mengimbau agar tidak ada lagi pembakaran hutan dan apabila melihat kebakaran, masyarakat segera melaporkannya agar dapat dipadamkan dan tidak meluas menjadi Karhutla.

Menurutnya, upaya pencegahan tersebut dilakukan agar kebakaran tidak menimbulkan kabut asap yang dapat memengaruhi kesehatan masyarakat dan menyebabkan penyakit ISPA.

"Ini adalah fenomena alam dan El Nino terbesar, maka memang mau tidak mau kita semua harus menghadapinya. Termasuk pemerintah akan bersiap dalam mengatasi hal tersebut," ucapnya.

Dirinya menyebut pemerintah telah melakukan pemetaan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Hasilnya, hampir semua provinsi di Kalimantan dan sebagian wilayah Sumatera terdampak Karhutla.

Ia menegaskan, dampak Karhutla yang sedang terjadi di Indonesia tentu dapat menimbulkan gangguan kesehatan bagi masyarakat, khususnya ISPA yang saat ini mengalami peningkatan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN