Monday, July 20, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Isu Superflu Merebak, Penjualan Masker di Medan Meningkat Tajam

Mistar.idSelasa, 20 Januari 2026 pukul 06.30 WIB
isu_superflu_merebak_penjualan_masker_di_medan_meningkat_tajam

ilustrasi, masyarakat yang memakai masker. (foto:dok/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Beredarnya isu mengenai penyakit superflu, atau dikenal juga sebagai Influenza A tipe H3N2 subclade K, membuat kewaspadaan masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Kota Medan, meningkat.

Hal tersebut terlihat dari meningkatnya penjualan masker dalam kurun waktu satu hingga dua minggu terakhir, sejak isu superflu ramai diperbincangkan.

Ilyas Sitanggang, 49 tahun, penjual masker di Jalan Turi Ujung, Kecamatan Medan Kota, menuturkan bahwa penjualan maskernya belakangan ini mengalami peningkatan cukup signifikan.

“Biasanya penjualan masker biasa saja, tapi bulan ini lagi ramai atau meningkat karena ada isu-isu penyakit,” ujarnya kepada Mistar, Senin (19/1/2026).

Saat ditanya apakah peningkatan tersebut berkaitan dengan isu superflu, Ilyas membenarkannya. Ia menyebut isu penyakit superflu telah beredar dalam rentang waktu satu hingga dua minggu terakhir.

“Penjualan masker biasanya hanya 10 sampai 15 kotak, tapi belakangan ini bisa terjual hingga 25 kotak dalam satu hari, karena masyarakat mulai waspada agar tidak tertular,” tuturnya.

Selain itu, pemilik warung di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Amplas, Rian Simarmata, 56 tahun, juga mengaku mengalami peningkatan penjualan masker.

“Kalau saya jual masker eceran dengan harga Rp2.000 per buah. Memang lagi ramai yang beli masker, khususnya pagi hari saat anak sekolah atau pelanggan yang hendak berangkat kerja,” ucapnya.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab meningkatnya penjualan masker tersebut. Namun, pada hari-hari sebelumnya, penjualan masker di warungnya tidak terlalu diminati.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Medan mengimbau masyarakat untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna mencegah penyakit superflu dan menghindari penularannya.

“Masyarakat diimbau untuk meningkatkan imunitas tubuh, menggunakan masker jika sedang sakit, agar tidak menularkan penyakit kepada orang lain,” kata Pelaksana Harian Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Medan, Zulhilminil Amani Hasibuan, S.K.M. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN