Penyakit Superflu Bukan Terminologi Medis, Influenza H3N2 Subclade K Serang Pulau Jawa

Ilustrasi seseorang terkena penyakit superflu (foto: rslavalette/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. M. Allif Maulana Syafrin Lubis, M.Ked (PD), Sp.PD, mengatakan bahwa istilah penyakit superflu yang sedang ramai diperbincangkan tidak ada dalam terminologi medis.
"Namun superflu adalah julukan populer untuk varian virus influenza yang agresif, yaitu Influenza A tipe H3N2 subclade K," ujarnya kepada MISTAR, Senin (12/1/2026).
Dijelaskan dokter RSU Alfuadi itu, wabah tersebut pertama kali muncul pada Agustus 2025 di AS, hingga sekarang menyebar secara global dan menyebabkan lonjakan kasus serupa flu berat serta rawat inap.
Sementara di Indonesia, dikatakan Allif, virus ini mulai ditemukan di Pulau Jawa, terutama terbanyak di Jawa Timur. Namun, temuan di daerah lain belum dapat dipastikan, sehingga diharapkan wilayah lain tetap waspada.
Dirinya, yang juga merupakan dokter di RSU Eshmun Medan, menegaskan bahwa penyakit superflu dapat menyerang siapa saja tanpa terkecuali.
"Penyebab penyakit superflu adalah virus, maka sistem imun tubuh sangat penting agar dapat menunda penyebaran penyakit tersebut," ucapnya.
Allif pun menambahkan, kelompok yang berisiko tinggi umumnya adalah pasien dengan komorbid atau penyakit penyerta, seperti diabetes, HIV, anak-anak, lansia, serta ibu hamil.
BERITA TERPOPULER





















