Dinkes Sumut Kerahkan Tim Krisis, Aksi Cepat Tangani Banjir-Longsor

Layanan kesehatan oleh Dinkes Sumut di zona bencana wilayah Kabupaten Langkat (Foto: Dok. Dinkes Sumut/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Hamid Rijal menjelaskan, pihaknya telah mengambil langkat cepat menindaklanjuti bencana banjir dan longsor di sejumlah daerah di Sumut sejak, Selasa (25/11/2025) malam.
"Pertama, koordinasi dan monitoring bencana pada kabupaten kota yang terdampak bencana, melalui WhatsApp Group Pusat Krisis Kesehatan Sumut," ujarnya melalui keterangan tertulis kepada Mistar, Jumat (28/11/2025).
Langkah kedua, dikatakan Hamid, Dinkes Sumut menurunkan Tim Pendahuluan Krisis Kesehatan ke Tapanuli Tengah-Sibolga. Namun sampai, Kamis (27/11/2025) malam, masih tertahan di sekitar perbatasan Kota Padang Sidempuan-Kabupaten Tapanuli Selatan.
"Tertahannya tim karena akses jalan yang belum bisa dilalui. Sehingga Tim Pendahuluan lebih fokus membantu koordinasi layanan kesehatan, di zona bencana wilayah Kota Padang Sidempuan," ucapnya.
Lebih lanjut, Hamid mengatakan turut mengikutsertakan Staf Dinas Kesehatan Sumut, pada Tim Regional Krisis Kesehatan Sumut yang turun ke Kabupaten Tapanuli Selatan, hingga menurunkan Tim Pendahuluan Krisis Kesehatan ke Kabupaten Langkat.
"Menerbitkan Surat Edaran ke Dinkes kabupaten kota, RSUD/Swasta dan Puskesmas atau fasilitas kesehatan tingkat pertama, untuk membuka Posko Layanan Kesehatan khususnya pada wilayah yang terdampak bencana," tuturnya.
Selain itu, Dinkes Sumut meminta agar seluruh institusi, baik Dinkes kabupaten-kota, rumah sakit, dan puskesmas segera mengidentifikasi ketersediaan dan kebutuhan obat, bahan medis habis pakai, termasuk sumber daya manusia yang diperlukan.
"Kami juga menginstruksikan ke Dinkes kabupaten kota, untuk mengkoordinir dan melaporkan data informasi permasalahan kesehatan, akibat bencana secara berjenjang sampai ke Kementerian Kesehatan," ucapnya. (hm20)




















