Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Waktu Tempuh Kereta Api Malaysia – Singapura Hanya Lima Menit

Mistar.idRabu, 18 Februari 2026 pukul 09.43 WIB
waktu_tempuh_kereta_api_malaysia_singapura_hanya_lima_menit

Kereta Api. (Foto: Vietnamnet.vn)

news_banner

Kuala Lumpur, MISTAR.ID

Layanan kereta lintas batas yang menghubungkan Johor, Malaysia, dan Singapura ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2026. Moda ini diproyeksikan hanya memiliki waktu tempuh lima menit.

Tarifnya diperkirakan berada di kisaran 5–7 dolar Singapura (Rp 66.675–Rp 93.345) per penumpang, lebih hemat dibandingkan menyeberang dengan mobil pribadi.

Pemerintah kedua negara berharap proyek ini bukan hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga mempererat hubungan dan konektivitas ekonomi bilateral.

Parlemen Malaysia, Dewan Rakyat, telah meloloskan Rapid Transit System (RTS) Link Bill 2026 sebagai dasar hukum pengoperasian jalur kereta lintas negara tersebut.

Wakil Menteri Dalam Negeri Shamsul Anuar Nasarah menyampaikan bahwa RTS akan beroperasi secara reguler dengan kapasitas hingga 10.000 penumpang per jam.

Ia menjelaskan undang-undang tersebut berdiri di atas tiga prinsip utama: memberdayakan, melengkapi, dan melindungi. Pejabat Malaysia yang menjalankan tugas resmi di Singapura akan memiliki kekebalan dari tuntutan hukum di pengadilan Singapura atas tindakan kedinasan mereka, namun tetap berada di bawah yurisdiksi hukum Malaysia.

Untuk menunjang operasional, pemerintah Malaysia membuka 794 formasi baru bagi petugas Imigrasi, Bea Cukai, dan kepolisian. Penempatan akan dilakukan di Stasiun Bukit Chagar dan Woodlands mulai 1 Oktober.

Guna mempercepat arus penumpang, sebanyak 100 e-gate berbasis kecerdasan buatan akan dipasang di kedua stasiun. Sistem ini memungkinkan proses pemeriksaan imigrasi selesai dalam waktu sekitar tujuh detik.

Shamsul juga menegaskan seluruh data sensitif, termasuk biometrik, akan disimpan di pusat data resmi pemerintah Malaysia dengan pengamanan fisik dan siber yang ketat. Data tersebut tidak akan dipindahkan ke server luar negeri tanpa persetujuan resmi pemerintah.

Perkiraan tarif dan dampak ekonomi

Menteri Transportasi Malaysia Loke Siew Fook menyatakan tarif resmi RTS Johor–Singapura akan diumumkan pada paruh kedua 2026, dengan estimasi 5–7 dolar Singapura per perjalanan.

Menurutnya, tarif RTS memang tidak akan semurah angkutan umum di Kuala Lumpur, tetapi tetap lebih ekonomis dibandingkan bepergian ke Singapura menggunakan kendaraan pribadi. Ia menambahkan, pemerintah Singapura tidak memberikan subsidi sehingga skema operasional harus menjamin keberlanjutan proyek.

Terkait opsi kartu langganan bulanan atau potongan harga, Loke menilai kebijakan tersebut sulit diterapkan karena Malaysia tidak akan mensubsidi penumpang asal Singapura.

Ia juga mengungkapkan bahwa kendaraan berpelat Singapura yang masuk ke Malaysia saat ini dikenakan tarif tol sebesar 20 ringgit Malaysia (Rp 86.333), dengan pembagian 5 ringgit untuk Pemerintah Negara Bagian Johor dan 15 ringgit untuk pemerintah federal.

Dari skema tol tersebut, Johor disebut meraup sekitar 70 juta dolar AS (Rp302 miliar) per tahun. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN