Pemerintah Australia Percepat Pembangunan Galangan Kapal Selam

Kapal Sealm. (Foto: Indomiliter.com)
Canberra, MISTAR.ID
Pemerintah Australia menggelontorkan dana awal sebesar 3,9 miliar dolar Australia atau sekitar Rp46 triliun guna mempercepat pembangunan galangan kapal selam bertenaga nuklir.
Pendanaan ini merupakan bagian dari realisasi pakta pertahanan trilateral AUKUS yang melibatkan Amerika Serikat dan Inggris. Fasilitas tersebut akan menjadi pusat produksi kapal selam nuklir Australia ke depan, sebagaimana dilaporkan Reuters, Rabu (18/2/2026).
Perdana Menteri Anthony Albanese menjelaskan, alokasi miliaran dolar itu merupakan pembayaran awal untuk pembangunan galangan kapal baru di Osborne, wilayah pinggiran Adelaide, Australia Selatan.
“Investasi di galangan konstruksi kapal selam Osborne krusial untuk menghadirkan kapal selam bertenaga nuklir dengan persenjataan konvensional milik Australia,” kata Albanese, Minggu (15/2/2026).
Pemerintah yang kerap dijuluki Negeri Kanguru tersebut memperkirakan total nilai proyek dapat menembus 30 miliar dolar Australia atau sekitar Rp357 triliun dalam beberapa dekade mendatang.
Osborne ditetapkan sebagai pusat kolaborasi antara perusahaan pertahanan Australia, ASC, dan perusahaan asal Inggris, BAE Systems. Keduanya akan memproduksi armada kapal selam nuklir generasi terbaru Australia.
Saat ini, galangan kapal di Osborne masih berfungsi sebagai pusat perawatan utama kapal selam kelas Collins milik Australia. Pemerintah berencana memperluas infrastruktur pendukung guna menyiapkan kemampuan produksi kapal selam nuklir di lokasi tersebut.
Gubernur Australia Selatan Peter Malinauskas menyatakan dana tahap awal akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar agar proyek bisa segera berjalan.
“Ini baru langkah awal,” ujarnya. (hm20)
PREVIOUS ARTICLE
Arab Saudi Tetapkan Awal Ramadan Hari Ini





















