Monday, June 22, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Serangan Rusia dan Ukraina Tewaskan Tujuh Orang

Mistar.idSenin, 22 Juni 2026 pukul 09.23 WIB
AN
serangan_rusia_dan_ukraina_tewaskan_tujuh_orang

Dampak serangan Rusia di Zaporizhzhia, Ukraina (Foto: Reuters/Stringer)

news_banner

Kyiv, MISTAR.ID

Rusia dan Ukraina kembali saling melancarkan serangan yang menyebabkan korban jiwa di kedua belah pihak. Serangan Rusia di wilayah timur Ukraina menewaskan tiga orang, sementara serangan balasan Ukraina di Krimea yang diduduki Rusia menewaskan empat orang.

Menurut pejabat Ukraina, serangan Rusia menyasar sejumlah wilayah di Dnipropetrovsk dan Poltava pada Sabtu (20/6/2026) malam. Kepala administrasi militer Dnipropetrovsk, Oleksandr Ganzha, mengatakan satu orang tewas dan sembilan lainnya terluka akibat serangan yang terjadi di tiga distrik.

Korban tewas diketahui merupakan seorang wanita berusia 70 tahun di Distrik Nikopol. Sementara itu, Kepala Administrasi Militer Poltava, Vitali Dyakivnych, melaporkan dua orang tewas dan 13 lainnya terluka, termasuk enam anak-anak.

Di pihak lain, Rusia melaporkan serangan drone Ukraina menewaskan empat warga sipil di Semenanjung Krimea. Gubernur Krimea yang didukung Rusia, Sergey Aksyonov, mengatakan serangan terjadi di wilayah Kerch dan menyebabkan 28 orang lainnya mengalami luka-luka.

“Menurut informasi terbaru, empat orang tewas dan 28 orang terluka,” ujar Aksyonov.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan telah menembak jatuh 239 drone Ukraina dalam semalam. Selain menimbulkan korban jiwa, serangan tersebut juga mengganggu distribusi bahan bakar dan menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah Krimea.

Pemerintah Ukraina mengakui telah menargetkan fasilitas militer dan energi di Krimea yang selama ini menjadi basis logistik penting bagi pasukan Rusia. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut operasi tersebut sebagai bagian dari “sanksi jarak jauh” terhadap Rusia.

“Semalam, sanksi jarak jauh kami menargetkan logistik militer, industri minyak, dan pertahanan udara para penjajah,” kata Zelensky melalui media sosial.

Ia menegaskan serangan itu merupakan respons terhadap serangan Rusia yang terus berlanjut terhadap wilayah Ukraina. Menurut Zelensky, pasukan Ukraina juga menyerang Jembatan Krimea yang menghubungkan semenanjung tersebut dengan daratan Rusia. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN