Saturday, July 11, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Miss Universe 2025: Pemenang, Kontroversi Panas, dan Kiprah Indonesia

Mistar.idJumat, 21 November 2025 pukul 15.53 WIB
miss_universe_2025_pemenang_kontroversi_panas_dan_kiprah_indonesia

Miss Meksiko Fatima Bosch, tengah, disambut oleh kontestan lain setelah memenangkan kontes Miss Universe 2025 di Nonthaburi, utara Bangkok, Thailand, Jumat, 21 November 2025. (Foto: AP/Sakchai Lalit/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Ajang Miss Universe ke-74 yang digelar di Pak Kret, Nonthaburi, Thailand, pada 21 November 2025, resmi menobatkan Fátima Bosch Fernández asal Meksiko sebagai pemenang utama. Meski penuh euforia, kompetisi tahun ini juga dibayangi drama besar dan kritik tajam terhadap penyelenggara.

Fátima Bosch, Pemenang Bertalenta dengan Kisah Inspiratif

Bosch, 25 tahun, berasal dari Villahermosa, Tabasco, dan dikenal sebagai desainer mode yang fokus pada sustainable fashion. Ia banyak menggunakan bahan daur ulang, mempromosikan industri mode yang lebih ramah lingkungan dan bertanggung jawab.

Sejak kecil, Bosch menghadapi tantangan besar: ia didiagnosis dengan disleksia dan ADHD. Pengalaman ini kemudian membentuk karakter dan misinya dalam membela kesehatan mental serta advokasi pendidikan yang inklusif.

Dalam sesi tanya jawab final, Bosch menyampaikan pesan penuh ketulusan:

“Believe in yourself, your dreams matter … your voice needs to be heard.”

Jawabannya membuat penonton dan juri tergerak, dan memperkuat langkahnya menuju mahkota.

Kemenangan ini kembali menegaskan posisi Meksiko sebagai salah satu kekuatan pageant dunia.

Kontroversi Besar di Balik Mahkota

Ajang Miss Universe 2025 bukan hanya soal selebrasi kecantikan, tetapi juga panggung drama yang menyita perhatian internasional.

1. Insiden Bosch dan Nawat Itsaragrisil: Ledakan Konflik di Livestream

Sebelum malam final, Bosch terlibat konfrontasi dengan Nawat Itsaragrisil, direktur organisasi pageant Thailand. Dalam sebuah siaran langsung, Nawat menuding Bosch melewatkan sesi foto sponsor dan menjatuhkannya dengan kata-kata kasar, menyebutnya “dumbhead”.

Saat Bosch mencoba menjelaskan, Nawat memanggil petugas keamanan untuk mengusirnya. Tindakan itu memicu protes keras dari sejumlah kontestan lain, yang melakukan aksi walk-out sebagai bentuk solidaritas.

2. Pengunduran Diri Juri: Dugaan “Pre-Selection” Top 30

Kontroversi belum berhenti. Juri Omar Harfouch mengundurkan diri tepat sebelum final, menuding adanya pra-seleksi rahasia untuk menentukan peserta Top 30. Tuduhan ini menggoyahkan kredibilitas kompetisi dan memunculkan perdebatan luas di komunitas pageant global.

3. Respon Tegas dari Miss Universe Organization

Menanggapi gelombang kritik, Miss Universe Organization (MUO) membatasi keterlibatan Nawat dalam acara kompetisi. MUO juga menegaskan kembali komitmen pada nilai martabat, keragaman, dan pemberdayaan perempuan, serta berjanji meningkatkan transparansi dalam proses penjurian.

Apa Makna Kemenangan Bosch?

Kisah Bosch menjadi simbol keteguhan seorang perempuan menghadapi tekanan publik dan tantangan personal. Dari pengalaman dilecehkan secara terbuka hingga meraih kemenangan global, perjalanan Bosch menggambarkan esensi pageant modern: keberanian, integritas, dan autentisitas.

Dalam tahun jabatannya, Bosch diperkirakan akan memperkuat advokasinya di bidang mode berkelanjutan serta isu kesehatan mental terkait disleksia dan ADHD.

Sorotan untuk Wakil Indonesia: Perjalanan Inspiratif Sanly Liu

Profil Singkat Sanly Liu

Indonesia diwakili oleh Sanly Liu (Sanly Hendrawati), pengusaha muda dan influencer kecantikan yang juga dikenal sebagai aktivis literasi keuangan perempuan. Latar belakangnya yang sederhana membuat kisah hidup Sanly terasa dekat dengan banyak generasi muda Indonesia.

Ia terpilih sebagai Miss Universe Indonesia 2025 pada 22 September 2025, setelah mengungguli finalis seperti Kirana Larasati dan Rita Nurmaliza.

Tantangan di Ajang Internasional

Dalam masa karantina Miss Universe 2025 di Thailand, Sanly mengalami keracunan makanan, sehingga harus melewatkan beberapa agenda resmi. Kondisi ini sempat menurunkan momentum persiapannya.

Namun Sanly tetap menunjukkan profesionalisme dan ketangguhan, menjadikannya salah satu peserta yang mendapat simpati luas dari publik Indonesia.

Misi dan Dampak Sanly

Sanly membawa misi kuat: mendorong perempuan Indonesia untuk mandiri secara finansial dan berani membangun usaha sendiri. Walau tidak menembus jajaran final, Sanly tetap menjadi representasi perempuan muda Indonesia yang cerdas, ambisius, dan penuh daya juang.

(berbagaisumber/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN