Iran Ancam Hentikan Negosiasi jika Israel Terus Serang Lebanon

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf. (Foto: Istimewa)
Teheran, MISTAR.ID
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan Israel akan kembali berhadapan dengan Iran apabila serangan terhadap Lebanon terus berlanjut.
Ghalibaf menegaskan Hizbullah dan Iran memiliki hubungan yang erat sehingga setiap upaya perdamaian harus mencakup penghentian serangan di Lebanon secara menyeluruh.
Menurut laporan kantor berita Tasnim, Ghalibaf menyebut Iran dalam beberapa hari terakhir telah melakukan berbagai upaya diplomatik, termasuk bernegosiasi dengan Amerika Serikat (AS), untuk menghentikan serangan Israel ke Lebanon.
Namun, ia mengancam akan menangguhkan kembali pembicaraan tersebut jika Israel tidak segera menghentikan operasi militernya.
"Setiap kesepakatan untuk mengakhiri perang harus mencakup penghentian serangan di semua lini, terutama di Lebanon selatan," ujar Ghalibaf.
Sementara itu, Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri menyampaikan apresiasi atas upaya Iran dalam mendorong penghentian serangan Israel. Ia menegaskan Lebanon tidak akan melupakan dukungan yang diberikan Teheran.
Ketegangan meningkat di tengah berlangsungnya pembicaraan damai dan gencatan senjata antara AS dan Iran. Meski Israel dan Lebanon telah menyepakati gencatan senjata sejak 17 April, serangan militer Israel ke wilayah Lebanon dilaporkan masih terus terjadi.
Iran menilai tindakan tersebut melanggar semangat kesepakatan gencatan senjata dan memperingatkan akan menghentikan proses negosiasi jika serangan ke Lebanon selatan tidak segera dihentikan. (hm25)





















