Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Trump Marah ke Netanyahu, Sebut Serangan Israel ke Lebanon 'Gila'

Mistar.idRabu, 3 Juni 2026 pukul 08.17 WIB
trump_marah_ke_netanyahu_sebut_serangan_israel_ke_lebanon_gila

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan meluapkan kemarahannya kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Foto: ABC News)

news_banner

Washington, MISTAR.ID

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan meluapkan kemarahannya kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait peningkatan serangan militer Israel ke Lebanon.

Mengutip laporan Axios, Trump menyampaikan kemarahannya dalam percakapan telepon dengan Netanyahu pada Senin (1/6/2026) waktu setempat. Trump menilai operasi militer Israel terhadap kelompok Hizbullah berpotensi merusak upaya diplomasi AS dengan Iran serta mengancam keberlangsungan gencatan senjata yang masih rapuh di kawasan.

Dalam percakapan tersebut, Trump disebut melontarkan kritik keras kepada Netanyahu. "Anda benar-benar gila. Apa yang Anda lakukan?" kata Trump sebagaimana dikutip Axios.

Selain menyoroti operasi militer di Lebanon, Trump juga mengingatkan Netanyahu bahwa dirinya selama ini telah memberikan dukungan politik kepada pemimpin Israel tersebut.

Kemarahan Trump muncul setelah sebelumnya ia menyatakan Israel dan Hizbullah telah mencapai kesepakatan untuk menghentikan pertempuran. Menurut laporan AFP dan Anadolu Agency, Trump mengatakan Netanyahu telah berjanji tidak akan mengirim pasukan ke pinggiran selatan Beirut sebagaimana sempat diancamkan.

Melalui unggahan di media sosial, Trump menyebut pasukan Israel yang sedang bergerak menuju wilayah tersebut telah ditarik kembali. Ia juga mengklaim telah berbicara dengan perwakilan Hizbullah yang menyatakan kesediaan menghentikan seluruh aksi penembakan.

"Israel tidak akan menyerang mereka, dan mereka tidak akan menyerang Israel," tulis Trump.

Di sisi lain, kantor berita Iran, Tasnim, melaporkan bahwa Teheran menangguhkan dialog dengan mediator sebagai bentuk protes atas perluasan serangan Israel terhadap Hizbullah di Lebanon.

Trump menegaskan bahwa perundingan antara AS dan Iran tetap berlanjut meski sempat mengalami hambatan akibat meningkatnya ketegangan di kawasan. Ia menyebut proses negosiasi berlangsung dengan cepat dan terus dilakukan. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN