Influencer Brasil Evelyn Lima Dantas Tewas Ditembak di Depan Ayahnya

Influencer Brasil Evelyn Lima Dantas (Foto: Istimewa/Mistar)
Brasil, MISTAR.ID – Influencer asal Brasil, Evelyn Lima Dantas, tewas ditembak setelah dua pria bersenjata mendatangi rumahnya dan membawanya keluar secara paksa. Peristiwa tragis tersebut terjadi di depan ayah Evelyn, hanya beberapa hari setelah perempuan berusia 21 tahun itu dibebaskan dari tahanan.
Menurut laporan, dua pelaku masuk ke rumah Evelyn dan menyandera ayahnya. Mereka kemudian membawa Evelyn ke luar rumah sebelum menembaknya beberapa kali di trotoar.
Setelah melakukan penembakan, kedua pelaku kabur menggunakan sebuah mobil. Hingga kini, kendaraan yang digunakan dalam aksi tersebut belum berhasil diidentifikasi oleh polisi.
Di bagian depan rumah Evelyn, pelaku juga meninggalkan tulisan "TCP". Polisi masih menyelidiki makna tulisan tersebut. Salah satu dugaan mengarah pada Terceiro Comando Puro (TCP), kelompok kriminal yang berbasis di Rio de Janeiro. Namun, aparat belum memastikan adanya keterkaitan kelompok tersebut dengan pembunuhan Evelyn.
Evelyn dikenal sebagai influencer kecantikan dan perjalanan
Sebelum kematiannya, Evelyn aktif di media sosial dengan membagikan berbagai konten mengenai perjalanan, kecantikan, hingga kehidupan sehari-hari.
Akun media sosialnya dilaporkan memiliki lebih dari 24 ribu pengikut. Aktivitas akun tersebut kemudian terhenti setelah Evelyn menjadi korban penembakan.
Di balik aktivitasnya sebagai influencer, Evelyn sebelumnya tengah menjalani proses hukum terkait dugaan keterlibatan dalam perkara pembunuhan.
Ia pernah ditahan karena diduga membantu dalam kasus tewasnya mantan anggota polisi militer Brasil, Antonio Anildo Alves da Silva, 56 tahun.
Antonio ditembak oleh empat pria yang mengenakan penutup wajah di luar sebuah supermarket pada 29 Juli 2026. Penyidik menduga Evelyn memiliki peran dalam menyediakan bantuan logistik bagi para pelaku sebelum aksi pembunuhan tersebut terjadi.
Evelyn juga sebelumnya pernah berurusan dengan hukum terkait dugaan perdagangan narkotika yang disebut memiliki kaitan dengan kelompok kriminal.
Dibebaskan, lalu tewas sekitar sepekan kemudian
Evelyn memperoleh pembebasan sementara pada 9 September 2026. Saat itu, proses penyelidikan terhadap kasus pembunuhan Antonio masih berjalan.
Tidak lama setelah keluar dari tahanan, Evelyn justru menjadi korban pembunuhan. Polisi kini mendalami kemungkinan adanya hubungan antara kematiannya dengan perkara hukum yang sebelumnya menjeratnya.
Salah satu kemungkinan yang sedang diselidiki adalah pembunuhan sebagai bentuk balas dendam. Aparat juga mendalami dugaan bahwa Evelyn menjadi target karena mengetahui informasi tertentu mengenai aktivitas kelompok kriminal.
Letnan Kolonel Rodrigo Lopes mengatakan penyidik sedang bekerja dengan sejumlah kemungkinan terkait motif pembunuhan tersebut.
"Kami bekerja dengan dugaan bahwa ini merupakan upaya menghilangkan jejak atau aksi balas dendam dari kelompok kriminal," ujar Rodrigo Lopes, seperti dikutip BOL News.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku, kendaraan yang digunakan, serta memastikan motif di balik pembunuhan Evelyn Lima Dantas.










































