Friday, June 5, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Banjir Rendam Tujuh Negara Bagian di Malaysia, Hampir 11 Ribu Warga Terdampak

Mistar.idSelasa, 25 November 2025 13.22
AN
banjir_rendam_tujuh_negara_bagian_di_malaysia_hampir_11_ribu_warga_terdampak

Banjir bandang di Malaysia. (Foto: AFP/Mohd Rasfan)

news_banner

Kuala Lumpur, MISTAR.ID

Banjir melanda tujuh negara bagian di Malaysia pada Senin (24/11/2025) pagi, mengakibatkan 10.992 warga terdampak dan memaksa ribuan orang mengungsi ke pusat penampungan sementara (PPS).

Kantor berita Bernama mencatat, negara bagian Kelantan menjadi wilayah dengan dampak terparah. Jumlah pengungsi meningkat dari 7.830 orang menjadi 8.248 orang, dengan 33 PPS dibuka di Kota Bharu, Tumpat, Bachok, dan Pasir Puteh.

Di Penang, banjir menimpa 242 warga dari 57 keluarga. Empat PPS telah dibuka untuk pengungsian.

Di Perlis, jumlah warga terdampak melonjak tajam dari 114 orang menjadi 811 orang. Seluruh pengungsi kini berada di enam PPS yang berlokasi di Padang Besar, Kangar, dan Arau. Direktur Pasukan Pertahanan Sipil Perlis, Letkol Mohd Izaimi Md Daud, memastikan proses evakuasi telah selesai.

Banjir juga meluas ke Perak, memaksa 900 warga dari empat distrik mengungsi ke 16 PPS yang tersebar di Manjung, Perak Tengah, Larut Matang Selama, dan Batang Padang.

Di Selangor, dua PPS dibuka di distrik Sabak Bernam sejak Minggu (23/11/2025) untuk menampung 51 orang dari 14 keluarga. Seluruh pengungsi telah dipindahkan ke Dewan Sri Bernam dan Dewan Sri Sekinchan.

Sementara itu, jumlah warga terdampak banjir di Kedah menurun dari 404 menjadi 388 orang. Warga dari distrik Kulim ditempatkan di tiga PPS, Masjid Al Muhtadin Sungai Seluang, Surau Lembaga Kemajuan Wilayah Kedah Naga Lilit, dan Sekolah Kebangsaan Permatang Tok Dik.

Di Terengganu, jumlah warga mengungsi berkurang dari 359 menjadi 282 orang. Seluruh warga kini berada di satu PPS di Sekolah Kebangsaan Kuala Besut.

Hingga siang hari, hujan masih mengguyur sejumlah wilayah dan otoritas berwenang terus memantau perkembangan potensi banjir lanjutan. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN