Friday, June 5, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

China Siapkan Bantuan Tunai untuk Korban Banjir Besar di Vietnam

Mistar.idSelasa, 25 November 2025 11.46
AN
china_siapkan_bantuan_tunai_untuk_korban_banjir_besar_di_vietnam

Banjir akibat hujan deras melanda sejumlah wilayah di Vietnam. (Foto: Anadolu Agency)

news_banner

Beijing, MISTAR.ID

Pemerintah China menyatakan siap mengirim bantuan tunai bagi korban banjir besar yang melanda wilayah Vietnam tengah dan dataran tinggi. Hal itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, dalam konferensi pers di Beijing, Senin (24/11/2025).

“Dengan semangat kemanusiaan dan persahabatan, China siap memberikan bantuan tunai bagi rakyat Vietnam,” ujar Mao Ning.

Hingga Minggu (23/11/2025), banjir telah menewaskan sedikitnya 90 orang dan 12 lainnya masih hilang. Departemen Pengelolaan Tanggul dan Pencegahan Bencana Alam Vietnam mencatat kerugian ekonomi akibat bencana mencapai lebih dari 341 juta dolar AS, setara Rp5,68 triliun.

Mao menyampaikan keyakinannya bahwa korban banjir dapat pulih secepatnya. “Kami yakin di bawah kepemimpinan Partai Komunis dan Pemerintah Vietnam, warga terdampak dapat bangkit dan membangun kembali rumah mereka,” katanya.

Mao menambahkan bahwa hingga saat ini tidak ada warga negara China yang menjadi korban. Provinsi Dak Lak mencatat jumlah korban terbanyak, yakni 63 orang. Korban juga ditemukan di Khanh Hoa (14), Lam Dong (5), Gia Lai (3), Hue (2), Da Nang (2), dan Quang Tri (1).

Selain korban jiwa, banjir merusak 1.154 rumah, mengganggu transportasi serta memutus akses jalan nasional dan jalur perdesaan. Pemadaman listrik sempat berdampak pada 1,2 juta rumah tangga dan 257.000 rumah masih tanpa listrik hingga Minggu, turut memengaruhi layanan telekomunikasi.

Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh mendesak penanganan lebih kuat terhadap bencana di wilayah tengah. Pemerintah telah menyalurkan 700 miliar dong atau sekitar 26,6 juta dolar AS (Rp443,4 miliar) sebagai bantuan darurat bagi daerah terdampak.

Militer dan kepolisian dikerahkan untuk evakuasi dan penanganan situasi. Banjir juga menyebabkan 3,24 juta ternak dan unggas mati atau tersapu air, hampir 15.000 rumah terendam, dan sekitar 5.900 warga terpaksa mengungsi ke lokasi aman. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN