Friday, June 5, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Australia Jadi Negara Pertama Larang Anak di Bawah 16 Tahun Mengakses Medsos

Mistar.idRabu, 10 Desember 2025 08.36
journalist-avatar-top
australia_jadi_negara_pertama_larang_anak_di_bawah_16_tahun_mengakses_medsos

Ilustrasi media sosial. (foto: Okezone/Mistar)

news_banner

Canberra, MISTAR.ID

Pemerintah Australia resmi memberlakukan aturan baru yang menetapkan batas usia minimum penggunaan media sosial. Mulai tengah malam waktu setempat, remaja di bawah 16 tahun tidak lagi diperbolehkan mengakses platform media sosial.

Menurut laporan BBC dan Reuters, Selasa (9/12/2025), sekitar lima juta anak di bawah 16 tahun di seluruh Australia akan kehilangan akses ke akun media sosial mereka mulai besok (hari ini).

Kebijakan ini menjadikan Australia sebagai negara pertama di dunia yang menerapkan larangan total penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun. Pemerintah akan memblokir akses anak terhadap seluruh platform besar, termasuk TikTok, Facebook, X, dan Instagram.

Secara keseluruhan, ada 10 platform yang diwajibkan untuk memblokir akses bagi pengguna di bawah usia tersebut. Setiap platform yang tidak mematuhi aturan berpotensi dikenai denda hingga USD 33 juta.

Kebijakan baru ini menjadi perhatian berbagai negara yang sedang mempertimbangkan langkah serupa, di tengah meningkatnya kekhawatiran global mengenai dampak media sosial terhadap kesehatan mental dan keselamatan anak.

Dalam sebuah pesan video yang dilaporkan Sky News Australia akan ditayangkan di sekolah-sekolah pekan ini, Perdana Menteri Anthony Albanese menyatakan bahwa aturan tersebut dibuat untuk melindungi generasi muda dari tekanan yang ditimbulkan oleh konten dan algoritma media sosial.

"Manfaatkan liburan sekolah yang sebentar lagi tiba dengan kegiatan positif. Daripada menghabiskan waktu dengan menggulir ponsel, cobalah olahraga baru, pelajari alat musik, atau baca buku yang sudah lama ingin Anda mulai," ujarnya.

"Yang paling penting, luangkan waktu berkualitas bersama teman dan keluarga secara langsung," katanya. (hm24)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN