Wednesday, September 23, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

AS Bakal Bangun Dua Pangkalan Militer di Greenland

Mistar.idRabu, 23 September 2026 pukul 14.05 WIB
as_bakal_bangun_dua_pangkalan_militer_di_greenland

Greenland. (Foto: Stoyan Nenov/Reuters)

news_banner

Washington DC, MISTAR.ID – Amerika Serikat (AS) berencana membangun dua pangkalan militer di Greenland bagian selatan dan timur. Rencana tersebut tercantum dalam perjanjian keamanan yang baru ditandatangani AS bersama Greenland dan Denmark.

Berdasarkan isi perjanjian, AS mendapat izin untuk mendirikan area pertahanan tambahan di Narsarsuaq dan Mestersvig.

"Amerika Serikat diizinkan untuk mendirikan Area Pertahanan tambahan di Narsarsuaq dan Mestersvig sesuai dengan ketentuan dan rincian teknis yang akan disepakati bersama oleh para pihak," demikian bunyi perjanjian tersebut, seperti dilansir AFP, Rabu (23/9/2026).

Kesepakatan keamanan itu sebelumnya ditandatangani Presiden AS Donald Trump bersama para pemimpin Greenland dan Denmark dalam sebuah upacara di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB.

"Ini akan menjadi hubungan jangka panjang yang luar biasa," ujar Trump dalam acara yang berlangsung di New York tersebut.

Trump sebelumnya menyebut kesepakatan tersebut akan memberi Amerika kendali permanen atas keamanan Greenland, wilayah otonom Denmark di kawasan Arktik.

Menjelang penandatanganan, Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengatakan Trump telah menyampaikan dengan jelas bahwa dirinya tidak ingin pihak lawan mendekati Greenland.

"Bapak Presiden, Anda telah menyampaikannya dengan sangat jelas. Anda tidak ingin pihak lawan datang terlalu dekat," kata Frederiksen.

Menurut Frederik wilayah tersebut memiliki arti penting bagi keamanan Amerika Utara dan transatlantik.

"Kesepakatan ini mencerminkan bahwa kami memahami tanggung jawab kami dan bertindak sebagaimana mestinya," tuturnya.

Sejak kembali menjadi presiden pada Januari 2025, Trump berulang kali menyatakan bahwa AS perlu menguasai Greenland dengan alasan strategis.

Sikap tersebut membuat Denmark yang merupakan sekutu NATO khawatir dan memicu penolakan keras dari aliansi tersebut. (AFP)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN